Syakir Segera Tampil

 160 total views,  4 views today

Syakir Sulaiman

Syakir Sulaiman

PALEMBANG, KS- Syakir Sulaiman, akhirnya dipastikan bisa tampil memperkuat Sriwijaya FC. Pemain yang sempat bermasalah dengan klub lamanya, Persiba Balikpapan itu dipastikan bisa memperkuat Laskar Wong Kito, dalam babak delapan besar Inter Island Cup (IIC) di Stadion Kanjuruhan, Malang, 18-21 Januari nanti.

Sebelumnya, pemain muda terbaik Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 itu sempat absen di dua laga awal babak penyisihan zona Sumatera saat melawan Semen Padang. Lantaran belum adanya izin dari PT Liga Indonesia, terkait persoalan statusnya dengan mantan klubnya Persiba Balikpapan.

Namun, masalah itu saat ini sudah dimediasi langsung oleh PT Liga, agar ketiga pihak yang bersangkutan bisa menyelesaikannya secara baik-baik.  “Djoko Driono (CEO PT Liga Indonesia) kemarin (14/1) sudah bertemu kita langsung. Ia ingin membantu memediasi penyelesaian masalah Syakir  ,” kata Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri, Kamis (16/6).

Robert berharap, dengan mediasi tersebut, dalam beberapa hari kedepan Syakir bisa mendapatkan pengesahan dari PT Liga Indonesia. Makanya tidak heran jika sang pemain sengaja diboyong juga ke Malang, bersama pemain Sriwijaya FC  lainnya.

Apalagi, dalam babak delapan besar itu SFC akan melakoni tiga pertandingan yakni melawan Barito Putra (18/1), Perseru Serui (19/1) dan Arema Cronous (21/1).  “Kita main tidak hanya satu pertandingan saja. Makanya kita sangat berharap masalah Syakir bisa selesai, sebab tenaganya sangat kita butuhkan,” paparnya.

Sebelumnya Sekjen PSSI, Djoko Driono juga sempat mengatakan kasus perebutan Syakir antara SFC dengan Persiba, memang belum diputuskan secara penuh. Pihaknya masih harus mengkaji beberapa dokumen terkait legalitas Syakir.

Namun, jika persoalan tersebut bisa diselesaikan secara baik-baik maka pastinya tentu tidak ada permasalahan yang timbul.  “Kita akan coba menengahi permasalahan ini agar bisa cepat selesai,” ujar Djoko, Selasa (14/1) seusai menyaksikan pertandingan antara SFC versus Semen Padang lalu.

Namun, ia juga menjelaskan, jika langkah mediasi itu pun tetap tidak berhasil, maka pihaknya terpasksa harus bersikap tegas dengan melihat dokumentasi dari masing-masing klub yang memperebutkan Syakir tersebut.

Pengesahan seorang pemain akan sangat ditentukan dengan berkas kontrak. Bagi klub yang tak dapat menujukkan kontrak musim depan bersama Syakir diminta untuk dapat legowo dan berbesar hati untuk melepaskannya.

“Saya berharap persoalanseperti  ini memang sebaiknya tak terjadi. Seharusnya masing-masing pihak dapat menghormati kesepatan baik lisan ataupun tertulis, terhadap kesepakatan kontrak yang sudah ada,” tukasnya.

TEKS              : SADDAM SURYANDA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

Syakir Segera Tampil

PALEMBANG, KS

Syakir Sulaiman, akhirnya dipastikan bisa tampil memperkuat Sriwijaya FC. Pemain yang sempat bermasalah dengan klub lamanya, Persiba Balikpapan itu dipastikan bisa memperkuat Laskar Wong Kito, dalam babak delapan besar Inter Island Cup (IIC) di Stadion Kanjuruhan, Malang, 18-21 Januari nanti.

Sebelumnya, pemain muda terbaik Indonesia Super League (ISL) 2012/2013 itu sempat absen di dua laga awal babak penyisihan zona Sumatera saat melawan Semen Padang. Lantaran belum adanya izin dari PT Liga Indonesia, terkait persoalan statusnya dengan mantan klubnya Persiba Balikpapan.

Namun, masalah itu saat ini sudah dimediasi langsung oleh PT Liga, agar ketiga pihak yang bersangkutan bisa menyelesaikannya secara baik-baik.  “Djoko Driono (CEO PT Liga Indonesia) kemarin (14/1) sudah bertemu kita langsung. Ia ingin membantu memediasi penyelesaian masalah Syakir  ,” kata Manajer Sriwijaya FC, Robert Heri, Kamis (16/6).

Robert berharap, dengan mediasi tersebut, dalam beberapa hari kedepan Syakir bisa mendapatkan pengesahan dari PT Liga Indonesia. Makanya tidak heran jika sang pemain sengaja diboyong juga ke Malang, bersama pemain Sriwijaya FC  lainnya.

Apalagi, dalam babak delapan besar itu SFC akan melakoni tiga pertandingan yakni melawan Barito Putra (18/1), Perseru Serui (19/1) dan Arema Cronous (21/1).  “Kita main tidak hanya satu pertandingan saja. Makanya kita sangat berharap masalah Syakir bisa selesai, sebab tenaganya sangat kita butuhkan,” paparnya.

Sebelumnya Sekjen PSSI, Djoko Driono juga sempat mengatakan kasus perebutan Syakir antara SFC dengan Persiba, memang belum diputuskan secara penuh. Pihaknya masih harus mengkaji beberapa dokumen terkait legalitas Syakir.

Namun, jika persoalan tersebut bisa diselesaikan secara baik-baik maka pastinya tentu tidak ada permasalahan yang timbul.  “Kita akan coba menengahi permasalahan ini agar bisa cepat selesai,” ujar Djoko, Selasa (14/1) seusai menyaksikan pertandingan antara SFC versus Semen Padang lalu.

Namun, ia juga menjelaskan, jika langkah mediasi itu pun tetap tidak berhasil, maka pihaknya terpasksa harus bersikap tegas dengan melihat dokumentasi dari masing-masing klub yang memperebutkan Syakir tersebut.

Pengesahan seorang pemain akan sangat ditentukan dengan berkas kontrak. Bagi klub yang tak dapat menujukkan kontrak musim depan bersama Syakir diminta untuk dapat legowo dan berbesar hati untuk melepaskannya.

“Saya berharap persoalanseperti  ini memang sebaiknya tak terjadi. Seharusnya masing-masing pihak dapat menghormati kesepatan baik lisan ataupun tertulis, terhadap kesepakatan kontrak yang sudah ada,” tukasnya.

TEKS              : SADDAM SURYANDA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

(ALAM)

 

 

 

 

 

 

Kabupaten Muba Siaga I Bencana Banjir

Kamis, 16 Januari 2014 17:27 WIB

+ Share           

Kabupaten Muba Siaga I Bencana Banjir

SRIPOKU.COM/CANDRA OKTA DELLA

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muba Akhmad Fantani Syafri ST MT memaparkan kondisi tinggi air di Kabupaten Muba, Kamis (16/1/2014).

 

SRIPOKU.COM, SEKAYU – Musim hujan yang rentan dengan musibah banjir setiap tahun menjadi pekerjaan rumah hampir setiap daerah di Indonesia.

 

Tingginya intensitas hujan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) beberapa hari terakhir mengakibatkan sejumlah kecamatan tergenang, di antaranya Kecamatan Babat Supat, Tungkal Jaya dan Sungai Lilin.

 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muba Akhmad Fantani Syafri ST MT mengatakan, Banjir tahun 2014 di Muba masuk ke tahap siaga I, Kamis (16/1/2014).

 

Fatani menegaskan musim hujan menyebabkan air Sungai Batang Hari Leko meluap dan menggenangi beberapa desa di Kecamatan Sungai Lilin, Kecamatan tungkal Jaya dan berbagai tempat lain.

 

“Kita masukan ke siaga I karena untuk mewaspadai adanya banjir yang lebih tinggi dan agar masyarakat siap sedia menghadapi banjir,” ujarnya.

 

Ditambahkanya, untuk menghadapi situasi ini BPBD beserta tim terus mengawasi secara intensif kenaikan permukaan air di beberapa tanggul penahan air dalam Kecamatan Sekayu dan siap melaporkan secara berkala kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Muba setiap perkembangan yang terjadi.

 

“Saat ini, ketinggian air yang terlihat di salah satu tanggul penahan air di Kecamatan Sekayu telah mencapai 270 cm, sedangkan ketinggian tanggul 290 cm. Jika ketinggian air bertambah 20 cm saja maka akan terjadi banjir. Ini yang harus diwaspadai bersama,” katanya.

 

 

Pembuat Ijasah Palsu Diringkus

 

PALEMBANG – Demi mendapatkan pekerjaan Amri Apriadi (35) warga baturaja nekat memalsukan ijasah D3 dari universitas tridinanti, Kamis (16/1)

 

Amri (35) tahu betul begitu sulitnya mendapatkan pekerjaan dengan bermodalkan ijasah SMA. Tanpa pikir panjang tersangka akhirnya nekatt menempuh jalan pintas untuk membeli sebuah ijasah palsu kepada tersangka jeffri (28) dengan harga Rp.10jt

 

” Saya kira itu ijazah asli pak masalahnya sudah 3 tahunan saya buat ijazah itu dengan bertus(dpo) yang mengaku kepada saya punya kenalan orang dalam di tridinanti, jadi saya percaya saja pak karena bertus ada orang dalam. Ungkap amri kepada anggota unit Harda mapolresta Palembang. Kamis (16/1)

 

Sementara itu tersangka jeffri yang mengaku tidak kenal dengan amri memeberikan keterangannya kalau dia menerima uang hanya sebesar Rp.5 jt dari bertus untuk diminta membuat ijazah D3 universitas tridinanti atas nama amri apriadi kelulusan tahun 2009, dan jeffri membenarkan klw ijazah itu ia buat sendiri dirumah dengan cap dan tanda tangan rektor palsu.

 

Djoko julianto selaku kasat Reskrim mapolresta palembang didampingi oleh kanit Harda Deli haris,Sh membenarkan penangkapan kedua tersangka dari laporan pihak universitas yang merasa dirugikan oleh kedua pelaku ini, dan terungkapnya kasus ini berawal dari amri yang ingin meminta ijasahnya dilegalisir di universitas tridinanti guna melamar pekerjaan.

 

” Kedua pelaku kita jerat pasal 263 ayat 1 dan 2 Dengan ancaman lebih dari 5 tahun kurungan. Kamis (16/1)

 

Cw3

 

 

(text poto : kedua tersangka yang sedang memegang barang bukti ijazah palsu di dampingin kasat reskrim dan kanit harda)

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster