KPU Diminta Jangan Pandang Bulu

 145 total views,  2 views today

kpu

BANYUASIN, KS-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Banyuasin, diminta tidak pandang bulu untuk menurunkan semua atribut kampanye seperti baleho, spanduk maupun benner milik calon anggota legislatif (caleg) yang melanggar aturan.

Desakan ini disampaikan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Banyuasin, Askolani, Kamis (16/1).  Askolani menuding, KPU Banyuasin cenderung pandang bulu dalam menegakan aturan.

“Misalnya, dalam penertiban atribut kampanye milik caleg. Kita sudah menerima surat peringatan dari KPU Banyuasin, setelah surat itu sampai maka semua caleg PDI Perjuangan, kita minta menurunkan atribut kampanye nya milik mereka yang melanggar aturan,” jelas Askolani yang dibincangi usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan.

Ternyata sambung pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Banyuasin ini,  sampai saat ini masih banyak atribut kampanye milik caleg dari partai politik (parpol) peserta Pemilu lainnya, yang masih terpasang walaupun itu jelas-jelas melanggar aturan.

Harusnya desak Askolani, KPU bertindak tegas. “Kalau surat peringatan sudah dilayangkan, namun atribut kampanye itu belum di turunkan maka KPU lah yang seharusnya yang bertindak dengan melakukan penertiban,” ungkapnya.

Ia berharap sebelum akhir Januari ini, semua atribut kampanye milik caleg yang melanggar aturan sudah ditertibkan oleh KPU Banyuasin. “Kalau itu saja mereka tidak sanggup, maka sebaiknya mereka mengundurkan diri saja sebagai komisioner KPU Banyusin,” kritik Askolani.

Selama ini menurutnya, KPU Banyuasin tidak bertindak tegas dalam menjalankan aturan. Buktinya sebut dia, ditunjukkan dengan masih banyaknya atribut kampanye yang melanggar aturan namun masih tetap terpasang, seperti di sepanjang Jalan Palembang-Betung.

Sementara pantauan Kabar Sumatera, atribut kampanye milik caleg di Banyuasin banyak terpasang di sepanjang Jalan Palembang-Betung. Sejumlah atribut dengan berbagai ukuran tersebut, terpasang dipinggir jalan.  Kondisi ini, membuat kesan sembrawut. Karena atribut kampanye itu, dipasang tidak beraturan. Ada yang terpasang di tiang listrik, pohon maupun tempat-tempat terbuka lainnya.

Sebelumnya,  KPU Banyuasin telah menyurati kepada seluruh peserta pemilu yang ada di Bumi Sedulung Setudung tersebut, untuk segera mencopoti seluruh atribut milik caleg mereka yang terpasang  di seluruh Kabupaten Banyuasin, termasuk iklan yang terpasang di media massa baik cetak maupun elektronik.

“Surat sudah kita layangkan kepada seluruh peserta pemilu termasuk kepada partai politiknya, agar mereka meneribkan atribut kampanye mereka, termasuk juga menghentikan pemasangan iklan di media massa baik cetak maupun elektronik. Karena saat ini, pemasangan iklan tersebut belum waktunya,” ucap Komisioner KPU Banyuasin Divisi Sosialisasi, Salinan.

Menurutnya, surat peringatan itu mereka layangkan sebagai tindaklanjut dari rekomendasi yang diberikan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Banyuasin, beberapa bulan lalu. “Surat peringatannya baru kita layangkan, karena komisioner KPU Banyuasin, baru saja dilantik,” tukasnya.

 

TEKS              : DIDING KARNADI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster