Dana Aspirasi Dewan Sumsel Dipertanyakan

 207 total views,  2 views today

Ilustrasi Sidang Anggota DPR | Dok KS

Ilustrasi Sidang Anggota DPR | Dok KS

PALEMBANG, KS-Penggunaan dana aspirasi yang dilakukan anggota DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), dituding untuk membiayai kegiatan politik dan pencitraan anggota dewan saja, agar terpilih kembali dalam Pemilihan Umum Legislatig (Pileg), 9 April mendatang.

Tudingan itu disampaikan puluhan orang, yang tergabung dalam Sekretariat Gabungan (Setgab) Sumsel saat mendatangi DPRD Sumsel, Kamis (16/1). “Selama ini, setiap tahun anggota dewan Sumsel mendapatkan dana aspirasi, yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah. Tetapi penggunaannya, tidak transparan,” tuding M Andrian, koordinator aksi (korak).

Dana aspirasi tersebut seharusnya kata dia, jangan hanya digunakan untuk kepentingan politik anggota dewan saja. Harusnya sebut dia, dana aspirasi itu di manfaatkan untuk membiayai kepentingan masyarakat banyak. Misalnya untuk bea siswa.

Karena penggunaanya tidak transparan menurut Andrian, tidak menutup kemungkinan uang yang digelontorkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumsel itu, di korupsikan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

“Karenanya kami mendesak Ketua DPRD Sumsel, untuk transparansi dalan penggunaan dana aspirasi. Semua anggota dewan juga, kami minta untuk mempertanggung jawabkan penggunaan dana aspirasi,” ucapnya.

Mereka juga meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk segera melakukan audit terhadap penggunaan dana aspirasi tersebut mulai tahun 2009-2014.

Sayangnya saat aksi tersebut berlangsung, tidak ada satu pun anggota DPRD Sumsel yang puluhan massa yang menamakan dirinya Setgab tersebut. Puluhan massa ini, hanya ditemui oleh Sekretaris DPRD Sumsel, Ramadhan S Basyeban.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ramadhan menyebut akan menyampaikannya ke pimpinan dewan. “Sekretariat Dewan (Setwan) ini, sifanya hanya pelayanan. Apa yang menjadi tuntutan, akan kami sampaikan ke pimpinan dewan,” ujarnya.

Ramadhan juga berjanji, akan memfasilitasi pertemuan antara massa Setgab tersebut dengan anggota dewan.”Kami akan komunikasikan, agar ada pertemuan antara saudara-saudara  dengan anggota dewan,” tukasnya.

Sebagai informasi, dana aspirasi sendiri diberikan setiap tahunnya kepada setiap anggota dewan. Sejak 2013 lalu, setiap anggota dewan menerima dana aspirasi sebesar Rp 5 miliar. Wakil Ketua DPRD Sumsel, HA Djauhari yang dibincangi beberapa waktu lalu menyebut, dana aspirasi itu tidak dipegang langsung oleh anggota dewan melainkan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait. “Anggota dewan, hanya bisa mengusulkan penggunaan dana itu ke SKPD terkait,” tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster