Banjir Kiriman dari Hulu Segera Datang

 207 total views,  2 views today

Banjir | Bagus Park

Banjir | Bagus Park

*Masyarakat Diminta Waspada

PALEMBANG, KS-Banjir selalu menjadi ancaman bagi warga Palembang, setiap tahunnya termasuk tahun ini. Bahkan masyarakat Palembang tahun ini, dihimbau untuk mewaspadai datangnya banjir. Himbauan ini disampaikan Wali Kota Palembang, Romi Herton.

Romi menyebut, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pada tanggal 16, 17 dan 18 Januari, Sungai Musi masuk dalam pasang tinggi.  “Daerah-daerah di hulu Sungai Musi, sudah banjir seperti Muara Rupit, Musi Banyuasin, Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI),” kata Romi yang dibincangi usai meninjau banjir di kawasan Kertapati, Kamis (16/1).

Di Palembang sendiri kata Romi, saat ini ada 51 titik banjir. Namun, banjir tersebut menurutnya tidak membahayakan, artinya masih normal-normal saja. “Sifatnya masih genangan air saja, misalnya air memasuki dapur rumah. Tetapi ada juga, air yang sudah masuk ke seluruh rumah,” jelasnya.

Dari 51 titik banjir ini menurutnya, yang terparah ada di kawasan Kertapati, seperti kawasan Sungki.  Itu karena daerah tersebut, merupakan tempat pertemua antara Sungai Ogan dan Sungai Musi. “Kawasan itu di kepung oleh dua sungai yang besar, jadi apabila mengalami pasang tinggi dan curah hujan tinggi, maka akan banjir,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) dan Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA), Palembang Dharma Budhi mengatakan, sejumlah wilayah yang sungainya bermuara ke Sungai Musi di Kota Palembang telah mengalami banjir.

Palembang diprakirakan, beberapa hari ini kedepan kiriman air tersebut akan tiba di metropolis. “Banjir yang melanda OKI, dan Ogan Ilir (OI) mengalir ke Sungai Ogan yang bermuara ke Sungai Musi.  Begitu juga yang terjadi di Kabupaten Musi Rawas dan Muara Enim, yang mengalirnya juga ke Sungai Musi,” ungkap Budhi.

Karenanya masyarakat diminta untuk siaga menghadapi banjir kiriman dari hulu tersebut. Apalagi jelas dia, dua hari ini sekitar pukul 11.00 WIB, diprediksi akan terjadi puncak pasang air Sungai Musi, sehingga volume air akan meningkat.

“Kawasan paling rawan adalah Kertapati dan Gandus, karena dua wilayah tersebut langsung menjadi akses aliran air dari hulu Sungai Musi dan Sungai Ogan, yang bermuara ke Kota Palembang,” ujarnya.

Siapkan 50 Posko Kesehatan

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang, dr Anton Suwindro menyebut Dinkes akan menyiapkan 50 posko kesehatan, yang disebar di setiap kawasan yang berpotensi banjir.

“Posko itu, akan kita sebar di sejumlah tempat misalnya di Padan Selasa, Jalan Macan Lindungan, Perum Amin Mulya, Jalan Tanjung Rawa, Kelurahan 7 Ulu, 9-10 Ulu, 15 Ulu dan beberapa kawasan lainnya,” bebernya.

“Nantinya, setiap posko tenaga medis disiapkan sesuai dengan standarnya 4-5 petugas dokter, dua tenaga medis dan satu sopir ambulance termasuk obat-obatan yang cukup,” ujarnya.

Anton mengaku, pada musim penghujan seperti sekarang ini, penyakit yang biasa datang adalah penyakit kulit, seperti gatal-gatal. Ada juga flu, dan lain sebagainya. “Penyakit tersebut salah satunya disebabkan lingkungan kotor, oleh sebab itu,  kita harus tetap menjaga kebersihan, jangan sampai kotor,” ujarnya.

Selain itu, Anton menambahkan, untuk terhindar dari berbagai penyakit, masyarakat harus membiasakan mengkonsumsi makanan yang bergizi. “Karena apabila daya tahan tubuh kuat, otomatis, segala macam penyakit tidak akan bersarang ti tubuh kita,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster