Netralitas Harga Mati

 327 total views,  2 views today

Dandim 0404 Muara Enim, Letkol Inf Ruslan

Dandim 0404 Muara Enim, Letkol Inf Ruslan

-TNI-Polri Berikan Jaminan Netralitas

-Siapkan Sanksi Pemecatan-

PALI | KS-Menghadapi Pemilu Legislatif (Pileg), dan Pemilihan Presiden (Pilpres), mendatang, tiga institusi yang diamanatkan undang-undang untuk bersikap netral dan menjamin netralitasnya. Pimpinan Kodim 0404 Muara Enim, Polres Muara Enim dan Pemkab PALI memberikan jaminan.

Hal ini terungkap saat Kabar Sumatera membincangi ketiga pimpinan instusi tersebut di Gedung Pesos Pendopo, Rabu (15/1), usai deklarasi pemilu damai.

Dandim 0404 Muara Enim, Letkol Ruslan, kepada wartawan menegaskan, aparat TNI akan bersikap netral dan berkomitmen akan menjaga keamanan dalam pemilu mendatang. “Netralitas harga pas, harga mati bagi anggota,” tegas Ruslan.

Ia menjamin akan memberikan sanksi tegas bagi anggotanya yang terbukti berpihak atau tidak netral. “Akan kita berikan sanksi tegas, mulai sanksi disiplin sampai pemecatan. Bila pelanggarannya berat, akan dipecat,” tambah perwira yang pernah bertugas di Korea ini.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Kapolres Muara Enim AKBP M Aris SIK. “Kita juga menjamin dan menegaskan, kepolisian akan senantiasa bersikap netral,” tegas Aris.

Aris juga meminta¬† masyarakat untuk melaporkan kepada kapolres langsung, apabila mengetahui ada anggota kepolisian yang terlihat tidak netral. “Laporkan ke saya, pasti akan kita tindak,” ujar perwira dengan dua melati ini seraya memberikan nomor 0811780202 sebagai kontak.

Untuk sanksi yang akan diberikan, Aris mengatakan, pihaknya tidak akan ragu memberikan tindakan kepada anggotanya yang terbukti melakukan pelanggaran. “Akan kita lihat pelanggarannya. Saya jamin akan diberikan tindakan bagi setiap pelanggaran” jelasnya.

Netralitas yang dimaksud Aris tersebut juga berlaku bagi anggota yang keluarganya jadi caleg. “Tidak terkecuali suami atau istrinya caleg, polisi harus tetap netral,” tambahnya.

Saat ini, menurut Aris, keluarga anggota Polres Muara Enim ada yang maju sebagai caleg. “Ada empat anggota kita, istri dan suaminya maju sebagai caleg,” tuturnya.

Keempatnya sudah diperintahkan untuk tetap bersikap netral dan tidak ikut dalam setiap kegiatan sosialisasi maupun kampanye. “Bagi anggota yang istrinya jadi caleg tetap tidak diperkenankan untuk ikut kegiatan kampanye. Misal dirumahnya ada pertemuan politik, maka suaminya yang anggota (polisi) harus keluar,” ujarnya.

 

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster