Komisioner KPU Lahat Akhirnya Dilantik

 159 total views,  2 views today

kpu

*KPU Sumsel Terima Rp 18 M

PALEMBANG, KS-Lima Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lahat, Rabu (15/1), akhirnya dilantik. Ke lima komisioner itu, dilantik oleh Ketua KPU Sumatera Selatan (Sumsel), Aspahani di Hotel Grand Zuri.

Ke lima komisioner dimaksud yakni Jalaludin, Nana Priana, Hasanuddin, Dwi Larasati dan Samsurizal Noser.Sebelumnya, 7 Januari lalu, semua komisioner di 14 kabupaten dan kota di Sumsel telah lebih dahulu dilantik.

Baru dilantiknya komisioner KPU Lahat tersebut menurut Ketua KPU Sumsel, Aspahani disebabkan baru selesainya kelengkapan administrasi. “Tidak ada lagi waktu untuk beradaptasi, karenanya semua komisioner harus melakukan tugas secepatnya mengingat waktu pelaksanaan Pileg yang kian dekat,” kata Aspahani mengingatkan.

Ia juga meminta semua komisioner, untuk bersikap netral. Sebagai lembaga penyelenggara pemilihan umum (Pemilu), maka komisioner KPU harus siap untuk di kritik. Ia juga meminta, semua komisioner KPU Lahat untuk mengingatkan peserta pemilu agar mematuhi peraturan seperti pelaporan dana kampanye akhir yang jatuh pada tanggal 2 Maret nanti.

“Semua peserta tentunya ingin menang, masing masing memiliki strategi. Maka kita juga haru melakukan hal yang sama, seperti pembentukan kelompok kerja (Pokja) terlebih mengenai persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT), yang jumlahnya sebesar 5,7 juta jiwa bisa jadi kedepan akan terjadi penyempurnaan,” terangnya.

Ia juga menyebut, semua KPU di kabupaten dan kota di Sumsel, untuk hati-hati dalam penggunaan anggaran yang dipakai untuk pelaksanaan Pileg dan Pilpres mendatang. “Penggunaan anggaran, harus benar-benar dapat dipertanggung jawabkan,” ucapnya.

Sementara itu Komisioner KPU Sumsel Divisi Perencanaan Anggaran dan Keuangan, Heny Susantih menyebut, KPU Sumsel mendapat dana DIPA sebesar Rp18 miliar pada 2014 ini, untuk pelaksaan pemilu di Sumsel.

Menurut dia, dana DIPA yang diterima KPU Sumsel sebesar Rp18 miliar pada anggaran 2014 ini dari APBN. Mengenai rinciannya ia mengatakan, belum dihitung dan memang sebagian besar dipakai sosialisasi pemilu 2014.  “Dana itu banyak kita gunakan untuk sosialisasi pemilu 2014 ini,” katanya.

Selain itu, anggaran itu juga akan digunakan untuk teknis dan pengadaan logistik pemilu. Sementara mengenai logistik pemilu legislatif seperti kotak suara, ia menyebut, untuk daerah-daerah perairan seperti di Banyuasin, Musi Banyuasin dan Ogan Komering Ilir (OKI), KPU setempat disarankan untuk menggunakan kotak suara dari bahan aluminium.  “KPU di kabupaten dan kota, juga kita minta untuk membuat peta titik-titik yang rawan,” tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster