Jembatan Bedegung Rawan Ambruk

 277 total views,  2 views today

Seorang Warga Menunjukkan Keadaan Jembatan Bedegung.

Seorang Warga Menunjukkan Keadaan Jembatan Bedegung.

MUARAENIM, KS-Jembatan yang berlokasi di obyek wisata Air Terjun Bedegung, Kecamatan Tanjung Agung, kini kondisinya mengkuatirkan dan rawan ambruk. Pantauan  Kabar Sumatera,  tanah di sekitar jembatan tersebut mulai longsor akibat terkikis guyuran air hujan.

Jembatan sepanjang sekitar 30 meter dan lebar empat meter, yang membentang memasuki lokasi parkir wisata itu juga dikeluhkan para pengunjung. Karena jembatan selalu bergoyang ketika dilintasi, baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda empat.

Padahal Jembatan tersebut, satu-satunya akses untuk memasuki obyek wisata air terjun kebanggaan daerah ini. Menurut keterangan warga dan para pengunjung, jika tidak segera diperbaiki dikhawatirkan kerusakan yang terjadi akan lebih parah, dan dapat membahayakan keselamatan bagi para pengunjung dan warga sekitar.

Iskandar (45), salah satu pengunjung asal Bandar Lampung mengatakan, ia ingin sekali berkunjung ke objek wisata alam ini. Namun, ketika mobil yang di kendarai melintas jembatan penyebrangan ini, ia merasakan jembatan tersebut bergoyang.

“Ya kaget aja ketika nyebrang, kok jembatan ini bergoyong. Setelah sampai ujung melewati jembatan juga kepala terasa pusing, mungkin karena merasakan goyangan jembatan tersebut,” akunya kepada Kabar Sumatera, Minggu (14/1).

Ia mengharapkan kepada pengelola obyek wisata Air Terjun Bedegung, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaraenim, untuk memperhatikan sarana dan prasarana yang ada di lokasi obyek wisata ini, salah satunya jembatan penghubung ini.

Jika tidak ada perhatian maupun perbaikan, dikhawatirkan akan menurunkan minat pengunjung untuk berlibur di tempat ini. “Ya, kalau tidak ada perbaikan sarana dan prasarana obyek wisata ini dikawatirkan masyarakat jera datang ke lokasi wisata ini. Karena mereka takut menjadi korban saat melewati jembatan penyebrangan ini,” imbuhnya.

Sementara Kalman (34), salah satu warga Desa Bedegung menyebut, jembatan yang dibuat pemerintah ini sejak di fungsikan, belum ada perbaikan.  Menurutnya, bukan saja masyarakat luar yang memakai jembatan ini, namun warga disekitar obyek wisata juga memanfaatkan jembatan sebagai sarana transportasi warga untuk berbagai keperluan.

Warga yang bermukim disekitar juga merasa resah dengan kondisi jembatan yang sudah mulai rusak ini. “Ya kami sangat cemas dan was-was ketika menyeberang jembatan ini. Kami mengharapkan ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jembatan ini,”ungkapnya kepada koran ini.

 

TEKS              : SISWANTO

EDITOR         : DICKY WAHYUDI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster