Honorer Pemkab Banyuasin Bisnis Sabu

 253 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG, KS –Seorang honorer Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin, tertangkap tangan petugas Direktorat Narkoba Polda Sumsel, saat menjalani bisnis sabunya dengan anggota polisi yang menyamar.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Hendri (35) oknum pegawai honorer ini, dijebloskan petugas ke balik jeruji penjara khusus narkoba Polda Sumsel, Senin (13/1).

Warga Jalan kolonel H Evendi, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarame, Palembang  ini di tangkap petugas Ditres Nakoba Polda Sumsel pimpinan Kanit I Subdit III, Kompol Arman Legar, saat bersama rekanya yakni, Dodi alias DD (37), warga Jalan Urip Sumiharjo kecamatan Kalidoni.

Kedua pelaku di tangkap petugas saat berada di Jalan Pangeran Antasari Kecamatan Ilir Timur II, Palembang. Dari tangan kedua pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa, dua paket shabu seberat 8,78 gram seharga 18 juta serta dua unit HP milik Hendri dan Dodi.

Di hadapan petugas, Hendri mengatakan, jika dirinya nekad menjadi kurir narkoba lantaran pengasilan sebagai honorer PNS di Pemkab Banyuasin tak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari.

“Rencanaya jika berhasil menjual shabu itu uang untuk menambah kebutuhan hidup keluarga saya Pak, istri saya menganggur dan gaji dari honorer PNS tidak mencukupi,” ujar bapak anak dua itu Selasa (14/1).

Ia menambahkan, dirinya dijanjikan sang bandar akan mendapatkan uang sebesar Rp 750 ribu, jika berhasil menjual barang haram itu.

“Bila berhasil kami mendapatkan keuntungan Rp 1.5 juta dibagi dua dengan Dodi. Tapi belum terjual keburu di ciduk Polisi,” ujar pria yang telah menjadi PNS honorer di Pemkab Banyuasin selama 3 Tahun itu.

Sedangkan Dodi mengungkapkan, barang haram tersebut merupakan milik Adi alias Unyil yang merupakan bandar.

“Barang itu milik unyil Pak, saat itu kami bertemu di Dam 13 ilir Palembang. Kami hanya disuruhnya menjual saja,” beber bapak anak satu ini seraya menambahkan jika dirinya merupakan pemakai sabu selama 7 bulan.

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Dedy Setyo Yudho P, melalui Kabubdit III Akbp Imam Ansori, membenarkan saat ini kedua pelaku telah diamankan pihaknya di Mapolda Sumsel.

“Kedua pelaku ditangkap lantaran telah menjadi Target Oprasi (TO), atas perbuatanya mereka kita jerat dengan Pasal 112 ayat 2 subsider Pasal 114 dengan ancaman 5 tahun ke atas,” pungkasnya.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster