Pembobol Mobil Terlacak Lewat GPS

 277 total views,  2 views today

Ilustrasi GPS

Ilustrasi GPS

PALEMBANG, KS –Arwin (36), Jalan Cindi Welan, Gang Danau, RT 18, Kelurahan 24 Ilir Palembang, harus merasakan dinginya ubin penjara setelah ditangkap anggota Polsek IB I Palembang usai membobol mobil, pada Kamis (9/1) sekitar pukul 11.00 WIB.

Tersangka dibekuk lantaran telah mencuri tas milik Nuraulia (26), warga Bukit Besar yang saat itu sedang berjualan  nasi uduk di Jalan Srijaya Negara Bukit Besar, Palembang.

Pelaku berhasil diciduk setelah dilacak melalui Global Positioning System (GPS) yang ada pada Samsung Galaxi tab milik korban.

Informasi yang didapat, mulanya pelaku bersama Zulkifli (DPO) berpura-pura membeli kopi diwarung milik korban, saat situasi dinilai kedua pelaku aman, Arwin mengalihkan perhatian korban dengan berpura-pura hendak membayar dua cangkir kopi yang di pesan.

Setelah korban lengah Zulkifli yang merupakan sepesialis pembobol mobil mengambil tas milik korban yang saat itu diletakkan di dalam mobil pick up yang dijadikan tempat berjualan.

Pelaku mengambil tas korban melalui pintu depan mobil sebelah kanan yang saat itu kaca dan pintu mobil tidak dalam keadaan terkunci.

Setelah aksinya berhasil kedua pelaku langsung melarikan diri untuk menjual hasil curian di pasar Cinde. Namun aksi pelaku ternyata mencurigakan pemilik warung Nurma Aulia setelah melihat pintu mobilnya terbuka, alhasil korban memeriksanya.

Korban terkejut melihat tas warna coklatnya sudah tidak ada didalam mobilnya lantaran kejadian itu korban langsung melapor ke Mapolsek IB I.

Setelah itu anggota polisi langsung mengecar pelaku dengan mengunakan petunjuk Global Positioning System (GPS) yang ada pada Samsung Galaxi tab milik korban.

Tersangka Arwin berhasil dibekuk oleh angota Polsek IB I di pasar Cinde, usai menjual Handphone hasil curiannya sedangkan tersangka Zulkifli berhasil melarikan diri.

Pelaku dan barang bukti satu buah Tablet Samsung, empat buah HP, dan uang sebesar Rp 150 ribu langsung digelandang ke Mapolsek IB I Palembang guna pemeriksaan lebih lanjut.

Arwin  mengakui  baru satu kali mencuri dan hal itu dilakukan lantaran diajak Zulkifli. “Aku baru pertama kali mencuri itu saja karena diajak sama Zulkifli, Dia (Yulkifli-Red)  juga yang ngajari aku, tapi kalau Zulkifli sudah sering. Setelah itu kami jual ke Pasar Cinde,” katanya.

Kapolsek IB I Kompol Budi Santoso didampingi Wakapolsek AKP Yulia Farida, Minggu (12/1), membenarkan penagkapan tersebut.

“Pelaku berhasil ditangkap dengan melacak keberadaan pelaku melalui GPS yang ada di Tablet Samsung galaxi tab milik korban, saat itu pelaku sedang menjual hasil curianya dipasar Cinde,  namun satu pelaku lainya berhasil melarikan diri, dan masih dalam pengejaran anggota,” pungkas Budi.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster