Pagu Raskin Sumsel 2014 Tetap

 253 total views,  2 views today

Gudang Bulog

Gudang Beras Bulog

PALEMBANG, KS-Penetapan pagu alokasi program bantuan beras untuk masyarakat miskin (raskin) untuk kabupaten dan kota di Sumatera Selatan (Sumsel), untuk tahun ini dipastikan tetap sama seperti alokasi pada 2013 lalu.

Namun untuk pendistribusiannya, akan diperketat oleh Perum Bulog Divre Sumsel. Hal ini menyusul, banyaknya keluhan dari masyarakat disejumlah kabupaten dan kota. Kepala Bulog Divre III Sumsel, Bambang Napitupulu menjelaskan, ada 419.579 rumah tangga sasaran (RTS) di 17 kabupaten dan kota di Sumsel, yang akan menerima raskin di 2014. “Secara total, jumlah yang beras yang disalurkan sebanyak 75.524.220 kilogram pada 2014,” jelasnya kemarin.

Bambang menegaskan, dari sekian banyak daerah tersebut, baru Kabupaten Lahat dan OKU yang telah melakukan distribusi tersebut. “Untuk daerah lain dilakukan secara bertahap, dan mudah-mudah semuanya terealisasi dan menerima pada Januari ini,”  ucapnya.

Untuk alokasi RTS lanjutnya, sebanyak 15 kilogram selama 12 bulan dengan harga Rp1.600 per kilogram di titik distribusi yang pelaksanaanya di jadwalkan sesuai dengan situasi dan kondisi daerah.

Sedangkan pengawasan,  pihaknya tetap melakukan dua mekanisme yakni setelah di Bulog menuju titik distribusi dan diteruskan ke tingkat tingkat desa. “Kita wajibkan untuk masing masing distributor untuk benar benar mencatat dan mengevaluasi raskin dimasing masing titik,” tegasnya.

Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumsel, Eddy Hermanto pun mengakui jika kuota raskin Sumsel 2014, masih seperti yang lama. “Tidak ada perubahan. Semua lancar karena pada 2013, terserap dengan lancar,” ujar dia.

Ia juga mengatakan, pada 2014 ini, pemprov akan berupaya menjaga harga dasar gabah dan harga beras pada tingkat penggilingan di daerah sentra produksi. Selain itu menurutnya, penetapan alokasi sasaran penerima program raskin pada tahun ini,  lebih dipertajam.

Menurutnya,  alokasi raskin akan diutamakan  bagi keluarga sangat miskin pada daerah-daerah rawan pangan dan daerah perkotaan, yang benar benar membutuhkan bantuan pangan berupa beras bersubsidi. “Kami harapkan, penerima bantuan ini benar benar tepat sasaran,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster