218 Honorer Dipanggil Kembali

 226 total views,  4 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, akhirnya memanggil kembali 218 tenaga honorer di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, untuk kembali bekerja. Sebelumnya, ada ribuan tenaga honorer di lingkungan pemkot yang di rumahkan, sejak awal Januari lalu.

Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Setda Kota Palembang, Yan Sabar Sihotang menyebut, beberapa waktu lalu surat pemberitahuan berakhirnya kontrak kerja non Pegawai Negeri Sipil (PNS).

“Nah sekarang, kami akan berikan kesempatan kepada tenaga kontrak untuk perpanjangan kontrak selama satu tahun kedepan,” kata Yan yang dibincangi usai gladi resik penandatangan fakta intergritas di Pemkot Palembang, kemarin.

Ia menyebut, penandatangan fakta intergritas adalah syarat yang harus dilakukan oleh semua tenaga kerja honorer untuk bisa kembali bekerja. Hari ini, Senin (13/1) direncanakan sebanyak 218 orang tenaga kerja honorer di lingkungan Sekretariat Daerah (Sedta) Palembang, akan melakukan penandatangan fakta integritas.

Menurut Yan, dari 218 fakta integritas yang disiapkan, belum tentu di tandatangani semua oleh tenaga kontrak tersebut. Karena hal tersebut tergantung dari tenaga honorer tersebut. “Yang pasti, lihat saja hari ini (Senin), apakah mereka menandatangani atau tidak, semua keputusan kami serahkan kepda tenaga kontrak masing-masing,” ujarnya.

Menurut Yan, belum bisa dipastikannya penandatangan tersebut, kemungkinan ada tenaga honorer yang sudah mendapatkan pekerjaan baru. “Karena hal tersebut kembali lagi kepada pribadi honorer tersebut,”ucapnya.

Ditanya soal kenapa harus ada penandatanganan fakta integritas tersebut ? Yan menjawab, hal tersebut dilakukan untuk terus meningkatkan kinerja tenaga honorer, dalam melaksanakan tugasnya di sebuah instansi pemerintahan. “Pemerintah berkaitan erat dengan masyarakat, oleh sebab itu diperlukannya fakta integritas ini,” ucapnya.

Sementara itu, sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Palembang, Kurniawan mengatakan, evaluasi tersebut terkait telah diterbitkan surat edaran Nomor 800/2030/BKD-Diklat.VI/2013 Tentang Penataan Administrasi Non PNSD Tahun 2014. Oleh karena itu, Pemkot Palembang mengevaluasi kinerja 2.018 orang tenaga honorer yang bekerja di satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

“Evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pegawai honor tetapi kalau memang dinilai tak mampu bekerja optimal maka tidak akan diperpanjang kontrak kerjanya,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster