Sumsel Bangun Pusdiklat Wartawan ASEAN

 188 total views,  2 views today

Asean

Asean

PALEMBANG, KS-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), berencana akan membangun pusat pendidikan dan latihan (Pusdiklat) untuk wartawan di kawasan Asia Tenggara atau ASEAN.

Rencana itu disampaikan Sekretis Konfederasi Wartawan ASEAN, Akhmad Husaini, Jumat (10/1) di Griya Agung, Palembang. Menurutnya, Pusdiklat untuk wartawan ASEAN itu adalah gagasan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin. Rencananya akan dibangun di kawasan Jakabaring.

“Nantinya di Pusdiklat tersebut, akan dilengkapi sejumlah fasilitas termasuk apartemen yang bisa dimanfaatkan kawan-kawan wartawan untuk menginap selama pelatihan,” kata Husaini, kemarin.

Ia menjelaskan, pada 11 hingga 13 Februari mendatang juga akan di launching pelatihan wartawan ASEAN di Palembang. Pelatihan tersebut jelas Pemimpin Redaksi (Pimres) Kantor Barita Antara ini, akan menghadirkan sejumlah instruktur salah satunya adalah Prof  Bethina dari Thomson Foundation.

Thomson Foundation sendiri sebutnya, adalah organisasi pendidikan dan pelatihan bagi kalangan jurnalis. “Pelatihan itu juga akan dihadiri Menteri Luar Negeri (Menlu), Marty Natalegawa yang bertindak sebagai keynote speaker. Selain itu juga hadir Menteri Penerangan Timor Leste, Nelyo Isaac Sarmento dan mantan Dubes Indonesia untuk Australia, Sabam Siagian,” bebernya.

Pada pelatihan tersebut sambungnya, akan di fokuskan bagaimana wartawan di Asia Tenggara mempersiapkan diri, untuk menjadi masyarakat ASEAN tahun 2015 mendatang. Selain itu, juga akan dibahas bagaimana wartawan menghadapi media sosial yang menjadi trend di masyarakat.

Dalam media sosial tersebut menurutnya, banyak lahir citizen journalism. Dimana, siapa pun bisa menajdi wartawan namun akurasi beritanya yang minim. “Karena pada dasarnya citizen journalism  tersebut, tidak memilik pelatihan seperti wawancara dan etika-etika jurnalistik, inilah persoalan yang sedang dihadapi,” imbuhnya.

Husaini juga mengatakan pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN), 9 April mendatang di Bengkulu, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) juga akan memberikan penghargaan kepada Gubernur Sumsel, Alex Noerdin sebagai sebagai tokoh pelopor pendidikan pers di Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin berharap Pusdiklat untuk wartawan ASEAN itu,  sudah bisa direalisasikan pada 2015. “Kita sudah mempelopori Sekolah Jurnalistik Indonesia (SJI). Kedepan, skalanya bukan lagi Indonesia tetapi juga ASEAN,” ucapnya.

“Ini memang ide dari Sumsel sejak 2010 lalu. Dalam pertemuan di Filiphina beberapa waktu lalu, banyak kota di kawasan ASEAN yang berminat membangun pusdiklat tersebut seperti Bangkok, Manila dan Singapura. Namun yang terpilih adalah Palembang,” sambungnya.

Mengenai penghargaan yang akan diterimanya dari PWI, Alex belum mau banyak berkometar.  “Saya belum tau soal itu, nantilah setelah benar-benar dapat. Tapi bukan penghargaan itu yang menjadi tujuan utama, melainkan pendidikan pelatihan wartawan itu sendiri. Kita pelopor di tingkat nasional, tak lama lagi tingkat ASEAN. Ini adalah kebanggaan untuk Sumsel,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster