Status Syakir Dipermasalahkan Persiba

 162 total views,  2 views today

Dodi Reza (President SFC)

Dodi Reza (President SFC)

Dodi : Bajak Membajak Pemain Wajar

Palembang, KS – Kedatangan pemain muda terbaik Indonesian Super League (ISL) musim lalu, Syakir Sulaiman ke Sriwijaya FC (SFC) ternyata menimbulkan masalah.

Klub lama Syakir yakni Persiba Balikpapan nampaknya tidak senang melihat sang pemain berlabuh ke Laskar Wong Kito dan mempermasalahkannya. Untuk itu pihaknya melayangkan surat protes ke badan PT. Liga Indonesia  (LI) agar sang pemain tidak bisa dimainkan oleh SFC.

Namun, hal itu sangat disayangkan oleh sang presiden SFC, Dodi Reza. Menurutnya, hengkangnya Syakir ke SFC bukanlah fenomena yang luar biasa di dunia sepakbola. Bajak membajak pemain dirasa wajar saja.

Dirinya menegasakan kepada jajaran manajemen Persiba agar bisa mengikhlaskan kepindahan Syakir agar nantinya bisa dimainkan oleh SFC. Saat ini Syakir dinyatakan tidak boleh bermain dari PT. Liga kala SFC bertandang ke Semen Padang terkait surat protes yang dilayangkan Persiba.

“Sudah hal biasa bagi setiap klub yang berlaga di ISL jika pemain menerima Down Payment (DP) dari satu klub, tetapi sang pemain malah membela klub lain. Apalagi Sriwijaya FC sering mendapat kejadian seperti ini dari pemain. Jadi, kita harapkan manajemen Persiba harus ikhlas dan legowo terkait permasalahan kepindahan Syakir ke SFC,” ujarnya, Jumat (10/1).

Dodi menambahkan, sebenarnya Syakir sendiri sudah bersedia mengembalikan uang DP yang sempat diterimanya dari Persiba. Hanya saja, manajemen tim Persiba yang enggan menerimanya kembali, seolah-olah manajemen Persiba tetap akan mempersulit pemain kelahiran 30 September 1992 agar tidak bisa bermain bersama SFC.

Dodi mencontohkan, salah satu kasus yang terjadi dengan pemain SFC sendiri yakni Ponaryo Astaman yang hijrah ke PSM Makassar. Sebenarnya status pemain yang akrab disapa Popon itu bisa saja digantung  manajemen Laskar Wong Kito karena surat kontraknya jelas masih 2 tahun lagi.

“Terkait masalah Syakir ini bila dibawah ke ranah hukum kita akan menang. Karena kita sudah mendapatkan tanda tangan kontrak dari Syakir  secara sah,” tegasnya.

Namun demikian, pria berkacamata ini tetap menyerahkan persoalan penyelesaian masalah ini kepada Syakir sendiri. Pihaknya tidak ingin merusak hubungan baik dengan Persiba yang sudah terjalin cukup lama.

Bahkan Dodi pun berujar,  bila perlu Syakir harus meminta maaf dengan mantan klubnya tersebut yang juga telah mengantarkannya sebagai pemain muda terbaik musim lalu.

“Kita tidak ingin masalah ini terus berlanjut, jadi biarkan saja Syakir menyelesaikannya secara pribadi dulu,” pungkasnya.

 

Teks : Saddam Suryanda

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster