Pelaku Pembacokan Wiwin Cs Dibekuk

 188 total views,  2 views today

Hamudin (dipapah) saat digelandang ke mapolsek Talang Ubi.

Hamudin (dipapah) saat digelandang ke mapolsek Talang Ubi.

PALI | KS-Pelarian Hamudin (30), pelaku penusukan terhadap Pendi, Ujang dan Wiwin yang ketiganya Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lmatang Ilir (PALI), terhenti sudah.

Warga Simpang Pintu, Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI ini dibekuk Jajaran Polsek Talang Ubi, pimpinan Kanit Binmas Ipda Enjang Ruswana, dan Kanit Sabhara Ipda Ade Rudi Alam, Jumat (10/1), dirumah mertuanya di Desa Terusan, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin, setelah buron selama empat hari.

Informasi yang terhimpun dari pihak kepolisian, penagkapan terhadap pelaku penusukan dalam bentrok yang terjadi Senin (6/1), lalu setelah Polsek Talang Ubi mendapat laporah ihwal keberadaan Hamudin.

Mendapat laporan tersebut, petugas langsung bergerak untuk menuju lokasi yang dimaksud dan berkoordinasi dengan Polsek Sanga Desa. Setelah dilakukan pengintaian, petugas langsung melakukan penangkapan.

Pelaku diciduk saat tertidur di rumah mertuanya. Melihat kedatangan petugas, Hamudin hanya hanya bisa pasrah. Tanpa perlawanan, petugas langsung menangkap dan menggiringnya ke Polsek Talang Ubi untuk di proses.

Kapolsek Talang Ubi, AKP Zai’an ZL, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan oleh anggotanya terhadap pelaku penyerangan kelompok Pendi Cs yakni Hamudin. “Ya, kita dapat informasi dan langsung bergerakserta melakukan koordinasi dnegan polsek setempat,” ujarnya.

Lanjut AKP Zai’an, tertangkapnya Hamudin dinilai akan mempermudah pihaknya dalam melakukan penangkapan terhadap pelaku lainya. “Dari pelaku Hamudin ini, maka kita akan lakukan pengembangan lagi, untuk menangkap pelaku lain yang juga ikut terlibat,” terang Aan sapaan akrabnya.

Pelaku Hamudin mengakuii bahwa dirinya telah melukai ketiga korban, yakni Wiwin, Pendi, Ujang, dengan menggunakan sebilah pisau kecil berbentuk badik, yang memang sengaja ia bawa.

“Habis nusuk, langsung kabur ke rumah mertua naik ojek. Pisaunya saya buang ke hutan. Aku menusuk korban karena bela kakak (Edi Hasan –red), yang terlibat bentrok,” tuturnya.

Disinggung kaki yang tertembak, Hamudin mengaku, ditengah massa yang bentrok, betis kirinya terkena tembakan. Dirinya pun tidak menyadarinya, bahwa luka tersebut apakah terkena sajam atau peluru.

“Aku bingung pak luka terkena peluru atau terkena sajam. Karena saat itu aku lagi panik juga.  Ada bunyi tembakan itulah aku baru terasa kalau betis kaki kiri aku luka. Spontan aku nunjuk Pak Hendrik yang membawa pistol. Saat itu juga aku merasa Pethok juga bawaa pistol Pak,” terangnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Senin (6/1) sekitar pukul 10.00 WIB, Simpang Pintu, Desa Sungai Baung, Kecamatan Talang Ubi, tiba-tiba terjadi bentrok massa antar dua kelompok warga dari desa setempat.

Akibat bentrokan ini tiga korban mengalami luka dileher setelah digorok, dan dua korban mengalami luka bacok, akibat terkena senjata tajam.

 

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster