Posisi Syamsir Terancam Tergeser

 293 total views,  2 views today

Syamsir-Alam

Syamsir-Alam

Palembang, KS –Akibat cedera yang dialami, Syamsir Alam terancam digeser dari di posisinya sebagai penyerang.  Dialah Rishaldi Fauzi, pemain yang musim lalu memperkuat Persita Tanggerang berpotensi besar untuk menggeser posisi Syamsir Alam sebagai salah satu striker lokal Sriwijaya FC musim depan.

Meskipun Rishadi masih berstatus pemain seleksi tim berjuluk Laskar Wong Kito, namun debut perdana yang dilakukan eks punggawa Timnas U-23 itu mendapat pujian dari pelatih dan jajaran Manajem SFC.

Manajemen SFC sendiri telah meminta kepada Pelatih Subangkit agar memberikan waktu lebih lama kepada Rishadi untuk memperlihatkan seluruh kemampuannya, termasuk membawanya saat tim bertandang ke Stadion H Agus Salim, Padang untuk menghadapi Semen Padang dalam babak kualifikasi Inter Island Cup (IIC) Wilayah Sumatera.

Apabila pada pertandingan itu ternyata Rishadi bisa membuktikan kualitas dan ketajamannya, maka bukan mustahil Pelatih Subangkit akan langsung memberikan rekomendasi kepada jajaran manajemen agar segera mengikatnya. Kini para pendukung SFC tinggal menunggu dan melihat bagaimana usaha dari Rishadi agar bisa mengikat hati petinggi dan pelatih Laskar Wong Kito.

“Kita akan pantau terus perkembangan Rishadi, kalau memang sesuai dengan kebutuhan tim bukan tidak mungkin dia akan kita rekrut,” ujar Manajer SFC, Robert Heri, Jumat (3/1).

Dari pernyataan sang Manajer, bias disimpulkan apabila posisi Syamsir rawan tergeser dan digantikan pemain lain. Terlebih pihaknya harus berpikir ulang setelah melihat cedera bahu yang dialami eks pemain DC United tersebut memang merupakan cedera kambuhan dan tidak bisa dipulihkan secara total. Jika sudah begini, maka SFC akan dihadapkan dengan pilihan sulit. Apakah akan tetap mempertahankan Syamsir Alam dengan kondisinya yang seperti itu atau justru memilih untuk melepasnya, sebelum kompetisi digulirkan sehingga bisa segera mencari pengganti sang pemain.

“ Kita lihat saja nanti, setelah dirinya (Syamsir) di operasi, baru kita akn tahu seberapa parah cedera yang dideritanya. Disitu baru akan kita putuskan kelangsungan nasib dia bersama SFC,” tutupnya

Sementara itu, Pelatih Kepala SFC, Subangkit mengungkapkan, dia sedikit mengkhawatirkan nantinya Syamsir tidak bermain maksimal dalam menjalankan perannya sebagai penyerang karena takut melakukan body cash dengan pemain bertahan lawan dalam perebutan bola karena trauma cedera yang dialaminya.

“ Sebagai striker yang pasti harus berani melakukan kontak fisik dengan pemain lawan. Tapi seandainya nanti Syamsir setelah operasi tidak merasa trauma maka kita tidak masalah, namun bila sebaliknya maka kita harus mengkaji ulang,” pungkasnya.

 

Teks : Saddam Suryanda

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster