Kapolres OI : 70 Persen,Kasus Sudah Kami ungkap

 233 total views,  2 views today

Dari jumlah kasus yang terungkap, curas dan narkoba lebih dominan dari kasus lainnya

Dari jumlah kasus yang terungkap, curas dan narkoba lebih dominan dari kasus lainnya

INDERALAYA|KS-Upaya jajaran Polres OI dalam memberantas segala bentuk kejahatan, perjudian, hingga peredaran narkoba nampaknya bukan isapan jempol semata.

Faktanya, dibawah pimpinan Kapolres OI, AKBP Asep Jajat Sudrajat,  Polres OI berhasil mengungkap berbagai kasus kriminalitas, perjudian, serta penyalahgunaan obat terlarang atau narkoba hingga mencapai level 70 persen.

Data dari pihak kepolisan, pengungkapan kasus curas untuk tiga bulan ini tercatat 10 kasus jumlah tindak pidana (JTP), lalu curat 32 JTP, Curanmor 8 JTP dan Pembunuhan 1 orang dan judi 7 JTP, dengan total 66 JTP.

Dari jumlah tersebut,  ada 70 persen atau 46 kasus yang sudah terungkap Polres OI. Meski belum 100 persen, namun Polres terus bergerak dan menangkap para pelaku yang dianggap meresahkan serta menggangu ketertiban masyarakat.

Kapolres OI, AKBP Asep jajat Sudrajat didampingi Kasubag Humas, Iptu Zairin dan Kasatres, AKP Suhardiman mengatakan, pengungkapan kasus  merupakan rangkaian implementasi dari 12 prioritas yang dicanangkan Kapolri Jenderal Pol Sutarman,  untuk percepatan kasus konvensional (menonjol), yang sangat meresahkan masyarakat.

“Ya, ini bagian dari implementasi 12 prioritas, dimana kasus-kasus yang menonjol harus dipercepat pengungkapannya. Ini untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.

Mantan penyidik KPK ini menambahkan, dari jumlah kasus yang terungkap, kasus pencurian dan kekerasan dan narkoba yang lebih dominan dalam pengungkapan tersebut.

‘Dari jumlah kasus yang terungkap, curas dan narkoba lebih dominan dari kasus lainnya,” katanya.

Disinggung lokasi rawan, Kapolres menjelaskan, lantaran Ogan Ilir berada di Jalan Negara (Jalintim-red), memudahkan pelaku kejahatan dari wilayah lain masuk ke OI dan melakukan aksi kejahatan.

“Ogan Ilir berada di jalintim, pastinya banyak pelaku luar yang masuk dan melancarkan aksinya. Selain itu, banyaknya jalan dan rawa menyebabkan pelaku mudah melarikan diri,” jelasnya.

Selain curas, sambung Kapolres, pihaknya juga mengungkap kasus narkoba. Terhitung, Oktober, November dan Desember 2013 tercatat ada 14 laporan dengan jumlah tersangka yang berhasil ditangkap sebanyak 19 orang “Untuk barang buktinya saat ini masih kita kirim di lab,’’ lanjut Kapolres.

Sedangkan untuk kasus korupsi, masih kata Kapolres, pihaknya saat ini tengah menangani dugan kasus korupsi di salah satu dinas dengan kerugian negara sebanyak Rp 295 juta dari Rp 400 juta, dengan peruntukkan untuk penguatan sapi.

“Kasus korupsi ini sudah P 21 dan  segera berkas perkaranya akan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Kayuagung. Untuk kedua tersangka  belum di tahan, karena masih menunggu hasil audit perhitungan Negara,’’ tambah Kapolres

Dirinya mengakui, banyak pekerjaan rumah (PR), yang harus cepat diselesaikan agar masyarakat nampak tenang. “Kita akui banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan. Pelan-pelan masalah tersebut akan diselesaikan dengan baik,” ucapnya.

 

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Imron Supriyadi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster