BPJS Kesehatan “Diserbu” Warga

 89 total views,  4 views today

Tampak petugas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sedang melayani warga di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Kamis (2/1). Selain antrian yang cukup panjang warga juga mengeluhkan minimnya sosialisasi tentang ini, sehingga kebanyakan warga masih bingung untuk menggunakan layanan yang resmi diluncurkan 1 januari lalu. Foto : Bagus Kurniawan/KS

Tampak petugas Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sedang melayani warga di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Kamis (2/1). Selain antrian yang cukup panjang warga juga mengeluhkan minimnya sosialisasi tentang ini, sehingga kebanyakan warga masih bingung untuk menggunakan layanan yang resmi diluncurkan 1 januari lalu.
Foto : Bagus Kurniawan/KS

PALEMBANG, KS-Sejak diberlakukannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) per 1 Januari lalu, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, “diserbu” oleh masyarakat. Pantauan Kabar Sumatera, Jumat (3/1), ada ratusan warga yang mendatangi Kantor BPJS Kesehatan Divisi  Regional (Divre) III Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Puluhan warga terlihat, mengantri di tenda untuk mencari informasi di gedung Divre III dan juga ada yang daftar langsung di gedung KCU Palembang. Salah seorang masyarakat umum, Anisa, mengatakan, ia sangat tertarik untuk bergabung dengan BPJS.  “Barusan sudah daftar, dan persyaratannya pun tidak sulit, terdiri dari KTP, KK. Karena ini untuk kesehatan, saya rasa biaya preminya pun cukup terjangkau,”  ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Divre III Sumbagsel, Handaryo menyebut animo masyarakat untuk menjadi peserta JKN cukup tinggi yakni mencapai 100 orang.  Dikatakannya, peserta BPJS di wilayah Divre III Sumbagsel sebelumnya mencapai 7,5 juta orang. Sementara untuk yang mendaftar sampai dengan 2 Januari, tercatat sebanyak 548 orang.

“Alhamdulillah animo masyarakat cukup tinggi,  kalau dipersentasekan mencapai 200 persen. Peserta BPJS di wilayah III sebelumnya sekitar 7 ,5 juta orang. Itu belum kita gabung dengan peserta di tanggal 2 lalu, yang mencapai 548 orang. Itu pun data tanggal 1 Januari, belum ada rekapnya,” kata Handaryo, kemarin.

Meskipun belum ada data untuk tanggal 1 Januari lalu, sambungnya, namun animo masyarakat sangat tinggi untuk datang ke BPJS kesehatan.  “Meskipun tanggal merah, namun yang datang sekitar 120 orang termasuk yang daftar dan mencari informasi pendaftaran,” tambahnya.

Sementara itu, jumlah pendaftar dan pencari informasi BPJS di tanggal 2 Januari lalu, untuk wilayah III sekitar 1048 orang.  “Yang terdiri dari Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), Badan Usaha (BU), dan Pekerja Penerima Upah (PPU),” jelasnya.

Dari 1048 orang tersebut, untuk wilayah Sumsel yang terdiri dari Kantor Cabang Utama (KCU) Palembang, kantor cabang (KC) Lubuk Linggau dan KC Prabumulih, yang daftar sekitar 177 orang dari 367 orang yang datang.

“Dari jumlah tersebut yang datang untuk mendaftar dan mencari informasi BPJS yakni, KCU Palembang untuk PBPU yang meminta informasi sekitar 34 orang, dan yang mendaftar 74 orang. Untuk BU, permintaan informasi 46 orang dan yang daftar 17 orang,” jelasnya.

Sementara untuk PPU, permintaan informasi 10 orang dan yang daftar 33 orang. KC Lubuk Linggau, PBPU permintaan informasi 6 orang, yang daftar 11orang. BU permintaan informasi 2 orang. PPU, permintaan informasi 2 orang, yang daftar 11orang.  Untuk KC Prabumulih, PBPU permintaan informasi 73 orang yang daftar 31orang. BU permintaan informasi 17orang.

Sedangkan untuk kantor cabang lainnya yang termasuk di dalam wilayah III, yang daftar sekitar 371 orang dari 681 yang datang. Rinciannya, dari KC Metro untuk PBPU permintaan informasi 120, dan yang daftar 23orang. BU permintaan informasi 5 orang.

KC Pangkal Pinang, untuk PBPU permintaan informasi 48 orang yang daftar 8 orang. BU, permintaan informasi 13 orang, yang daftar 1 orang. PPU, permintaan informasi 4 orang, yang daftar 10 orang.

Pada KC Kota Bumi, PBPU untuk permintaan informasi 26 orang yang daftar 93orang. BU permintaan informasi 2 orang. PPU yang daftar 11orang. Lalu KC Bengkulu, untuk PBPU yang daftar 73 orang. BU permintaan informasi 10 orang dan KC Lampung, PBPU permintaan informasi 82 orang, yang daftar 142 orang. BU yang daftar 10 orang.

Untuk mengatasi  animo masyarakat yang membeludak,  BPJS kesehatan bebernya, menambah jumlah loket pendaftaran.  “Sebelumnya jumlah loket 4, dan sekarang di tambah 4 lagi jadi 8 loket. Pegawai yang telah direkrut beberapa waktu lalu, langsung di tugaskan di RS dan di kantor cabang,” tukasnya.

 

TEKS              : IMAM MAHFUZ

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster