Ada 1.074 Pemilih Ganda di Palembang

 221 total views,  2 views today

Ilustrasi DPT

Ilustrasi DPT

PALEMBANG, KS-Walau sudah beberapa kali di revisi, tetap saja daftar pemilih tetap (DPT) di Kota Palembang untuk Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2014 mendatang bermasalah. Setelah sebelumnya, ditemukan ada pemilih tanpa nomor induk kependudukan (NIK) atau pemilih invalid NIK, kali ini ditemukan ada pemilih ganda dalam DPT Kota Palembang.

Pemilih yang disinyalir ganda yang ditemukan dalam DPT Palembang tersebut, jumlahnya sekitar 1.074 orang.  Ketua KPU Kota Palembang, Eftiyani saa di konfirmasi, kemarin, tidak menampik ada ribuan pemilih yang disinyalir ganda dalam DPT.

Menurutnya, berdasarkan data KPU RI yang diterima KPU Kota Palembang, ada sekitar  1.074 pemilih yang disinyalir ganda dalam DPT. Untuk memperbaikinya, KPU Palembang diberi waktu hingga Januari ini.  “Ya, di tingkat nasional data pemilih yang diduga ganda di Palembang, ada seribuan,” sebut Eftiyani.

Menurutnya, pemilih ganda ini muncul di data milik Sidalih KPU RI, jika ada beberapa nama, tanggal lahir, dan sebagainya yang sama, namun memiliki alamat lebih dari satu. “Mereka itu namanya ada di Palembang, namun di daerah lain juga ada. Makanya, KPU RI minta kita lakukan verifikasi lanjutan,” terangnya.

Diakui Eftiyani, KPU Palembang sendiri akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan memanggil seluruh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Dimana masing-masing PPK yang ada di kecamatan, diminta untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan guna mencari tahun pemilih yang diketahui ganda.

”Kami akan memanggil PPK pada Jumat (3/1), seluruh petugas di kecamatan ditugaskan untuk kroscek atau penyisiran ulang data ke lapangan terkait dugaan pemilih ganda tersebut,” ujarnya.

Eftiyani mengungkapkan, pemilih ganda yang ditemukan oleh KPU ini tersebar di 16 kecamatan se-kota Palembang. Namun yang paling banyak berada di kecamatan Seberang Ulu I dengan 187, kemudian disusul di kecamatan SU II (107) dan Ilir Timur II (100). “Semua kecamatan ada, terkecil berada di Kecamatan Ilir Timur (IT) I, sebanyak dua puluh enam pemilih. Untuk itu PPK akan bergerak untuk memperbaiki data,” ungkapnya.

Adapun jenis pemilih ganda tersebut, terbanyak pemilih antara kecamatan dalam kota yakni berjumlah 316 pemilih, kemudian antar kabupatan dalam provinsi  sebanyak 292 pemilih, pemilih antar provinsi tercatat ada 254 pemilih  dan antar kelurahan dalam kecamatan ada 212 pemilih.

Eftiyani melanjutkan, pada verifikasi ulang ke pemilih ganda tersebut, PPK akan menanyakan ke bersangkutan untuk memilih di daerah mana, dan harus salah satu tempat. “Jika dia memilih Palembang maka di daerah lain harus di coret, akan tetapi jika di kroscek yang bersangkutan tidak berada di tempat maka kita akan serahkan ke KPU Sumsel. Selain itu, pemilih nanti ada surat pernyataan dan akan di dokumentasikan,” jelasnya.

Meski batas waktu yang diberikan untuk perbaikan data ini cukup singkat, Eftiyani optimis petugas PPK sanggup untuk menyelesaikannya tepat waktu. ”Saya yakin PPK bisa bekerja maksimal,” imbuhnya.

Terpisah, anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Palembang, Amrullah membenarkan jika ada pemilih Palembang yang terindikasi ganda, namun pihaknya akan mempelajarinya terlebih dahulu temuan KPU RI tersebut dan berkoordinasi dengan KPU Palembang, karena perbaikan DPT yang terus dilakukan ini tidak mutlak kesalahan dari KPU Palembang.

“Memang dari data KPU RI yang lalu ada seribu dua ratusan yang terindikasi, nama di DPT ganda, bisa saja indikasi ganda ini ada di wilyah Palembang sendiri atau lintas kabupaten/kota atau lintas provinsi. Nanti kita akan crosscek lagi akurasi data dengan KPU kota Palembang,” tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster