“Redam Kenakalan Remaja Dengan Rohis”

 287 total views,  2 views today

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG KS-Forum Rohis Nusantara (Fornusa) daerah Sumatera Selatan menggeler musyawarah besar pada 29-31 Desember yang diselenggarakan di MAN  3 Palembang kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh perwakilan rohis dari setiap sekolah yang ada di Sumsel.

Muhadi, pembina rohis Sumsel mengatakan, fornusa ini bertujuan untuk melatih para pelajar dalam bermusyawarah, demokrasi, berorganisasi dan juga belajar untuk bisa bertanggungjawab.

“Forum ini kita adakan untuk melatih para rohis agar mampu memberikan semangat dan terus melakukan kegiatan positif yang berguna untuk sekolah, dan juga bagi lingkungan sekitarnya,”katanya.

Dirinya juga berharap dengan banyaknya para pelajar yang ikut kegiatan rohis di sekolahnya masing-masing ini agar dapat meminimalisir kenakalan remaja “Kehadiran para rohis ini dapat memberikan dampak yang baik bagi lingkungan sekitar,”jelasnya.

Drs H A Gafilaini MM., perwakilan dari Kementerian Agama Provinsi Sumsel, mengatakan  Untuk bisa meredam dan meminimalisir kenakalan para remaja sekarang, tidak hanya rohis yang di harapkan untuk terus aktif mengkampanyekan hal-hal positif, tapi peran guru juga menjadi salah satu penentu sikap, Peran guru agama sangat penting untuk bisa memberikan , menanamkan ahlak dan budi pekerti. Jika guru dapat menanamkan hal-hal yang positif, maka kenakalan para remaja dapat di minimalisir.

“Jika tidak ditanamkan nilai-nilai positif maka para pelajar yang merupakan aset dan penerus bangsa akan hancur. Sehingga perlunya di tanamkan keimanan dan juga ketaqwaan pada seluruh pelajar,”katanya.

lanjutnya, fornusa sendiri dapat di gunakan dan di maksimalkan untuk menanggulangi kenakalan remaja, serta dapat membantu para remaja untuk menghindari dari dampak-dampak arus globalisasi.

Selain dari pada peran forum tersebut katanya, peran guru pembimbing ataupun guru konseling juga harus di aktifkan lagi dan bisa di maksimalkan. Para pelajar juga pastinya  membutuhkan peran guru konseling, yang dapat mereka jadikan sebagai tempat untuk berbagi cerita serta keluh kesah.

“Sehingga untuk dapat menanggulangi kenakalan para remaja, maka seluruh aspek yang terkait harus aktif dan di maksimalkan,” ujarnya.

 

TEKS : BUBUN KURNIADI

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster