Pegawai Bea Cukai Dituntut 6 Tahun Penjara

 313 total views,  2 views today

ILst. Hukum

ILst. Hukum

-Terlibat Penyelundupan-

PALEMBANG, KS –Dua pegawai Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai, Tipe Madya Pabean B Palembang, Ismadi Setyawan dan Jimmi Januadri, dituntut enam tahun penjara oleh jaksa, Yunita, di PN Palembang, Senin (30/12).

Kedua terdakwa yang terlibat penyelundupan Blackberry ilegal itu juga dituntut bayar denda senilai Rp 50 juta, subsider pidana kurungan selama tiga bulan.

“Kedua terdakwa bersalah secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaiman diatur dan diancam dalam Pasal 12 huruf a UU no 31/1999 jo UU no 20/2001 tentang tindak pidana korupsi jo Pasal 55 atat (1) ke-1 KUHP,”  ungkap Yunita, saat dihubungi melalui telepon selulernya.

Terdakwa juga dijerat tindak pidana pencucian uang sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 5 UU No 8/2010 tentang pencegahan dan pembertantasan tindak pidana pencucian uang jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

Selain terhadap dua terdakwa, Yunita juga membacakan tuntutan untuk dua terdakwa lainnya, yakni Caesar Muhni Rizal dan Hasan. Kedua terdakwa dinyatakan bersalah secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a UU no 31/1999 jo UU no 20/2001 tentang tindak pidana korupsi jo Pasal 55 atat (1) ke-1 KUHP dan  melakukan tindak pidana pencucian uang sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 5 UU No 8/2010 tentang pencegahan dan pembertantasan tindak pidana pencucian uang jo Pasal 65 ayat (1) KUHP.

“Kita menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama empat tahun dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan penjara. Sedangkan terdakwa Caesar Muhni Rizal dituntut pidana penjara selama tujuh tahun dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan,” kata jaksa berjilbab ini.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim yang diketuai Ade Komarudin menunda sidang. Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembelaan dari masig-masing terdakwa.

Seperti diketahui, perbuatan yang dilakukan para terdakwa bermula saat pertemuan Caesar dan Ismadi yang melakukan pembicaraan terkait pengiriman barang elektronik. Pada 20 Januari 2013, terdakwa Caesar bertemu kembali dengan terdakwa Ismadi untuk menyerahkan ATM BCA atas nama terdakwa Hasan beserta nomor PIN.

Dengan ATM itulah, Caesar secara bertahap mentransfer uang ke rekening sebanyak enam kali sehingga berjumlah Rp 653.000.000. Dari pemberian uang tersebut, terdakwa Ismadi dan Jimmi meloloskan setiap pengiriman barang elektronik berupa handphone yang dilakukan oleh terdakwa Ceasar.

Adapun barang yang coba diselundupkan yakni berupa 16 koper dengan isi 2335 unit hp BlackBerry Type 9220, 206 unit hp BlackBerry Type 8230, 270 unit hp BlackBerry Type 9610, 290 unit hp BlackBerry Type 9310, 101 unit hp BlackBerry Type9650, 715 unit hp BlackBerry Type 9790, 125 unit hp BlackBerry Type 8520, 692 unit hp BlackBerry Type9320, 20 unit Iphone 4S, 10 unir Iphone 5, dan 150 power bank.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster