Menekan PMKS di Bumi Besemah

 251 total views,  2 views today

Anak Jalanan | Bagus Park

Anak Jalanan | Bagus Parknjal

PAGARALAM KS-Upaya memberdayakan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) seperti gelandangan dan pengemis (gepeng) berikut anak jalanan di seluruh Kota Pagaralam,  dalam waktu dekat segera  didata. Hal itu mesti dilakukan guna mengetahui seberapa besar jumlah mereka, sehingga nantinya dapat dilakukan suatu tindakan tepat dalam bentuk pembinaan. Demikian dikemukakan Kepala Dinas Sosial dan Ketenagakerjaan Kota Pagaralam, Drs Yan Hepta melalui Kabid Pelayanan Penanggulangan dan Rehabilitasi Sosial, Hamdin, Senin (30/12).

Kata Hamdin, sejauh ini memang belum diketahui dengan akurat data mengenai jumlah gepeng dan anjal yang ada, meskipun barangkali belum begitu besar. palagi jika dibandingkan dengan gepeng dan anjal di kota-kota lain, beberapa gepeng dan anjal tampak mulai sering terlihat di jalanan terutama di sekitar Pasar Pagaralam.

“Kita melakukan pendataan ini guna mempertimbangkan kebijakan tehadap anjal dan gepeng, sehingga kita dapat menentukan langkah-langkah apa saja   untuk mencegahnya,” kata Hamdin.

Lanjutnya, di samping pendataan terhadap gepeng dan anjal,  pihaknya pun akan mendata para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang beroperasi di Pagaralam. Mengingat penyakit masyarakat yang satu ini, dipandng perlu didata guna mencari solusi agar penyebab timbulnya masalah tersebut bisa dicari solusinya.

“Para PSK ini perlu didata pula, mengingat bagi kalangan masyarakat umum pekerjaan mereka ini sangat hina,” sebut Hamdin pula.

Ia mengingatkan  agar masyarakat untuk waspada terhadap beragam penyakit masyarakat tersebut. Namun, yang juga harus diperhatikan adalah bagaimana membuat para gepeng, anjal, termasuk juga para PSK tadi dapat kembali ke jalan yang benar dan kembali menjadi manusia yang berguna.

“Kesempatan bagi mereka yang ingin bertobat selalu tebuka, dan tidak perlu mengecap segala kejahatan atau keburukan mereka yang sudah sadar. Sehingga mereka merasa bisa kembali ke tengah-tengah masyarakat dengan sempurna,” ujarnya.

Ucap Hamdin, yang tidak kalah pentingnya  pula adalah pendataan rumah tangga miskin dan rumah tidak layak huni yang ada di Kota Pagaralam. Hal itu untuk mempersiapkan program yang dapat membantu mereka serta bagaimana mengatasinya.

“Tahun 2014 nanti kita programkan semacam studi banding ke daerah lain untuk belajar bagaimana melakukan pendataan dan pembinaan PMKS ini,” tutupnya.

 

TEKS:ANTONI STEFEN

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster