Konflik Caleg Golkar Mura Meruncing

 308 total views,  3 views today

Ilustrasi

Ilustrasilka

*APMM Dukung KPU Laksanakan Putusan DKPP

PALEMBANG, KS-Konflik dua versi calon legislatif (Caleg) DPD Partai Golkar Musi Rawas (Mura) semakin meruncing. Setelah sebelumnya DPD Partai Golkar Mura pimpinan Eliyanto, mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel), untuk mengabaikan keputusan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP).

Kemarin (30/12), puluhan massa yang menamakan dirinya Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Musi Rawas (APMM), yang mendesak sebaliknya. Mereka meminta KPU Sumsel, untuk tetap mentaati putusan DKPP.

Sebagai informasi, DKPP sebelumnya merekomendasikan agar KPU Sumsel menerima daftar caleg tetap (DCT) yang diajukan DPD Partai Golkar Mura versi Lili Madari, bukan DCT versi DPD Partai Gokar pimpinan Eliyanto.

“KPU Sumsel, harus tetap melaksanakan putusan DKPP No 78/DKPP-PKE-II/2013 terkait penetapan DCT di Mura. Kami menilai KPU masih lamban, dalam menjalankan amanat DKPP tersebut,” kata koordinator aksi (Korak), Sandy Haris dalam orasinya.

Menurutnya, KPU harus tegas agar tidak memperkeruh suasana, dan tidak menciderai demokrasi yang dibangun selama ini. “KPU harus mengontrol kegiatan yang tidak diinginkan, dari pihak-pihak yang ingin menciderai pemilu. Oleh karena itu, kami terpanggil untuk mendukung KPU Sumsel untuk dapat melaksanakan putusan DKPP tersebut sesuai dengan hukum dan perundangan-undangan yang berlaku,” ungkapnya.

Menanggapi tuntutan ini, Komisioner KPU Sumsel Divisi Hukum, Alexander Abdullah mengatakan, KPU Sumsel sudah menjalankan apa yang menjadi keputusan DKPP. Menurutnya, polemik dua kepengurusan Partai Golkar Mura ini, sudah berlangsung sejak kepengurusan KPU Sumsel periode sebelumnya.

“Kami hanya meneruskan itu, dan sekarang sudah kami kembalikan (berkas caleg versi Lili,red) dan sudah kami proses. Hasilnya, dari 45 daftar caleg yang diajukan, yang memenuhi persyaratan itu ada 42 orang, dan itu sudah kami kirim ke KPU Pusat,” bebernya.

Sebelumnya, tuntutan berbeda, diajukan pengurus DPD Partai Golkar Musi Rawas versi Eliyanto. Dalam tuntutannya, pengunjukrasa meminta KPU Sumsel untuk tidak melaksanakan keputusan DKPP, terkait penerimaan daftar calon tetap (DCT) versi Lili Madari.

Mereka juga menuntut KPU Sumsel menetapkan daftar calon tetap (DCT) versi Eliyanto pada pemilihan legislatif (Pileg) 2014 mendatang, ketimbang menjalankan keputusan Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP) yang menetapkan versi Lili Madari.

Ketua DPD Partai Golkar Mura, Eliyanto menuding KPU Sumsel telah menyalahi perundang-undangan dan tidak mengikuti aturan, karena tidak mengembalikan daftar calon sementara (DCS) ke partai.

“Seharusnya, dalam melaksanakan keputusan DKPP, KPU mengikuti aturan yang ada, yakni mengembalikan daftar caleg sementara (DCS) ke partai untuk dilakukan perbaikan,” kata Eliyanto saat itu.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster