Disdik Akui Beberapa Proyek Belum Selesai

 143 total views,  2 views today

 

BANYUASIN, KS-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banyuasin, Merki Bakri melalui kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Dasar (Dikdas), Sujak mengakui ada beberapa sekolah sampai akhir tahun ini masih dalam tahap mengerjaan atau belum kelar.

“Yang belum selesai itu, dananya dari bantuan sosial (bansos) pendidikan. Karena dana itu cairnya  Nopember 2013,  sesuai dengan petunjuk pelaksanaan penyelesaiannya pada pertengahan Januari 2014,” kata Suja saat dibincangi di ruang kerjanya, Senin  (30/12).

Ia menyebut, untuk rehab SD yang didanai dari dana bansos yang belum selesai adalah untuk rehab  perpustakaan. Sementara, untuk dana swakelalo sudah tidak ada masalah lagi, karena seluruh bangunan sudah rampung.

Ketika disinggung tentang rehab  SDN 34 Lubuk Saung Banyuasin, sujak dengan enteng menjawab tidak tahu. “Kalau masalah SDN 34 Lubuk Saung saya tidak tahu,  karena saya bukan pemengelola dana APBD Banyuasin , ” ungkapnya singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya,  rehab Ruang Belajar di SDN 34 Lubuk Saung  Banyuasin III Kabupaten Banyuasin dengan dana Rp 177.106.000 yang dikerjakan CV RK,  sampai saat ini diduga belum rampung, sementara tahun 2013 tinggal menghitung hari.

Sebagai informasi, seperti diberitakan dua proyek rehab Sekolah Dasar (SD) di Banyuasin, belum juga rampung padahal tahun anggaran (TA) 2013 sudah tinggal menghitung hari tutup buku.

Kedua proyek dimaksud yakni proyek rehab ruang belajar di SDN 34 Lubuk Saung, Kecamatan Banyuasin III dan rehab ruangan  perpustakaan di SDN 13, Kecamatan Banyuasin III.

Untuk rehab ruang belajar di SDN 34 Lubuk Saung, pembangunannya menggunakan dana APBD Banyuasin sebesar Rp 177.106.000, dan dikerjakan CV Rizki. Sementara rehab ruang perpustakaan di SDN 13, kondisinya juga serupa.

Ngadiso, kepala tukang yang mengerjakan rehab ruang belajar di SDN 34 Banyuasin menyebut, mereka baru bekerja pada awal Agustus lalu.  “Gambarnya, baru kami terima pada September. Saya sudah tegaskan, tidak sanggup untuk menyelesaikan pekerjaan ini jika harus selesai pada Desember. Namun kata Junaidi, dari CV Rizki, itu tidak masalah. Karena pekerjaan ini, merupakan tender susulan sehingga ada penambahan waktu satu bulan,” kata Ngadiso.

Ia yakin, dalam satu pekan kedepan pekerjaan tersebut sudah selesai dikerjakan. Karena saat ini jelasnya, tinggal finishing pengecatan pintu, dan lainnya. “Kemarin, orang dari Dinas Pendidikan (Disdik) Banyuasin datang kesini. Mereka bilang, pekerjaan kami sudah selesai 100 persen,” ucapnya.

Bagaimana rencana anggaran biaya (RAB) nya ? ia mengaku, sudah mempertanyakan namun tidak diberikan.  “Saya hanya nge sub proyek ini, dari CV Rizki sebagai pemenang tender sebesar Rp 15 juta. Kalau tahu, nilai proyeknya tentu saya tidak mau dibayar dengan nilai tersebut,” ujarnya.

Terpisah, salah satu tukang yang mengerjakan rehab di SDN 13 Banyuasin menyebut, rehab SDN 13 Banyuasin dilakukan secara swa kelola dari Disdik Banyuasin. Saat ini pengerjaannya sebut dia, tinggal pengecatan luar, jendela, pemasangan keramik untuk teras depan dan pemasangan flapon bagian belakang. “Kalau untuk dananya, saya tidak tahu. Sebaiknya tanyakan dengan Kepala SDN 13 Banyuasin, Dahlia. Karena semuanya dia yang mengatur,” tukasnya.

 

TEKS              : DIDING KARNADI

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster