Polisi Bongkar Togel Beromset Puluhan Juta

 269 total views,  2 views today

Dua pengedar togel, Mali dan Madi saat diperiksa di Mapolda Sumsel, Minggu (29/12).

Dua pengedar togel, Mali dan Madi saat diperiksa di Mapolda Sumsel, Minggu (29/12).

PALEMBANG, KS –Bandar judi toto gelap (togel), yang beroperasi di tingkat desa, berhasil dibekuk aparat unit V/Judi, Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, pimpinan Kompol M Harris, Sabtu (28/12), sekitar pukul 16.00 WIB.

Mali (32) dan Madi (30), warga Desa Kebun Sahang, Kampung II, Kecamatan Rambutan, Banyuasin ini diciduk saat sedang merekap togel di teras rumah Mali.

Dari tangan keduanya, petugas mengamankan 11 buku rekap togel kosong,  tujuh buku rekap togel dan uang tunai Rp 715 ribu. Judi togel yang dilakoni dua saudara ini beromset Rp30-50 juta perbulan.

Pengungkapan terhadap keduanya bermula dari informasi masyarakat yang resah dengan aktivitas dua tersangka. Medapat laporan, petugas  kemudian melakukan penyelidikan.

Selanjutnya, saat keduanya sedang merekap togel, petugas langsung mengamankan kedua tersangka. Keduanya kemudian digelandang ke Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan.

Di hadapan petugas tersangka Mali mengaku menjalankan bisnis haram tersebut sejak 1,5 tahun terakhir. Petani karet ini mengaku terpaksa ikut berbisinis lantaran diajak oleh Ln (Bandar besar -red). Upahnya Rp30ribu perhari, ditambah bonus dari pelanggan yang menang togel.

“Kami ini cuma kaki tangan saja. Bandarnya Ln sama suaminya. Sehari kami nyetor uang pemasangan sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 3 juta perharinya,” ungkap bapak dua anak ini.

Ditambahkan Madi, Ln memiliki kaki-kaki lain di beberapa desa yang ada di rambutan. “Untuk Desa Kebun Sahang kami berdua inilah. Kalau tempat lain kami tidak tahu, tapi memang di desa lain ada kakinya,” ujar Madi.

Madi menambahkan, judi togel tersebut buka setiap Sabtu, Minggu dan Senin. “Kalau cara pemasangannya bisa datang langsung, bisa juga kirim via SMS atau telepon,” tambah Madi lagi.

Direktur Reserse Kriminal Umum, Polda Sumsel, Kombes Pol Eddy Moestopa, melalui Kasubdit III, AKBP Kristovo Arianto membenarkan penangkapan kedua tersangka. Pengungkapan ini dalam rangka program kapolri tentang pemberantasan perjuadian.

“Kedua tersangka akan kita proses, dan kasusnya akan kita kembangkan untuk menangkap bandarnya,” ungkapnya.

 

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster