Omzet Penjualan Layang-layang Meningkat

 192 total views,  2 views today

Layang-Layang | Tempo.co

Layang-Layang | Tempo.co

PALEMBANG | KS-Memasuki musim libur sekolah sebagian anak-anak di Kota Palembang mengisi liburannya sekolahnya dengan bermain layang-layang. Keadaan ini dimanfaatkan dengan baik oleh para pegadagang layang-layang untuk meraup untung sebanyak-banyaknya bahkan para pedagang bisa menghasilkan uang Rp 200ribu hingga Rp 300ribu dalam satu hari.

Muzakir, seorang penjual layang-layang di kawasan Jalan Merdeka menuturkan, peminat layang-layang pada masa liburan sekarang ini jauh lebih banyak dibanding pada hari biasa. Di hari biasa, katanya, hasil penjualannya tidak terlalu banyak, namun saat liburan ini peminat masyarakat untuk bermain layang-layang cukup tinggi. “Sekarang sehari mampu mendapatkan uang mulai dari Rp 100 hingga Rp 300 ribu (per hari),” kata Muzakir.

Selama masa liburan, pria asal Banyuasin itu bisa menjual 20 hingga 50 layang-layang dalam sehari. Harga layang-layang ini dibanderol dengan Rp 2.000. Jumlah layang-layang yang di jual berkisar 250 itu masih bisa bertambah lagi karena waktu libur saat ini permintaan akan layang-layang cukup banyak.

Hal yang sama dialami oleh Nurhayati, pedagang layang-layang dikawasan Sekip. Dalam sehari, ia dapat menjual 100 layang-layang. Harganya pun tidak jauh berbeda dari layang-layang milik Muzakir, yakni Rp 2.000.

Menurut Nurhayati, ia bisa mengumpulkan uang hingga Rp 1 juta pada masa libur saat ini. Angka sejumlah itu adalah untung yang ia bisa hasilkan dalam satu hari. “Kadang-kadang Rp 200ribu hingga Rp 300ribu sehari,” ujarnya.

Namun, penghasilan yang didapat pada liburan saat  ini masih lebih kecil ketimbang libur lebaran. Menjelang lebaran, kata Nurhayati, lebih banyak orang yang membeli layang-layang untuk mengisi waktu sambil menunggu berbuka puasa.

Sementara itu Adit pembeli layang-layang mengatakan, bermain layang-layang adalah suatu kesenagan sendiri, apalagi pada saat liburan sekolah saat ini. “Biasa bermain layangan mulai dari sore, karena pada saat itu jumlah pemain layang-layang meningkat. Selain itu bermain layang-layang ini seru,” katanya.

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster