Jemput Bola Pengurusan SITU

 298 total views,  2 views today

izin-usaha

PALEMBANG, KS-Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Palembang, akan melakuan sistem jemput bola untuk memudahkan pengusaha mengurus Surat Izin Tempat Usaha (SITU).

Sistem tersebut menurut Kepala BKPMD Palembang, sebenarnya sudah akan diterapkan oleh BKPMD pada 2013. Namun, karena anggaran yustisi sudah habis, maka sistem tidak diterapkan.

“Di 2014, sistem jemput bola ini baru akan kita terapkan, karena anggarannya sudah ada. Kami akan sebaik mungkin, anggaran yustisi ini walau jumlahnya tidak terlalu besar,” kata Ridwan dibincangi, kemarin.

Dalam penerapan sistem tersebut, BKPMD jelasnya, akan menggandeng Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Palembang. “Jadi ketika tim turun ke lapangan, pengusaha akan di berikan himbauan secara langsung, apabila ada pengusaha yang ingin mengurus SITU langsung, KPPT bisa mengurusnya ditempat,” ujarnya.

Menurut Ridwan, pihaknya akan menyisir badan usaha-badan usaha di 16 kecamatan di Palembang. Dengan sistem tersebut , diharapkan ada kesadaran pengusaha untuk mengurus SITU.

“Badan usaha di Palembang ini, cukup banyak. Namun banyak juga yang belum memiliki SITU, karenannya nanti kita akan datangi satu-satu kecamatan yang ada di Palembang sehingga mereka bisa sadar, untuk mengurus SITU,” ucapnya.

Disinggung kawasan mana yang masih banyak usaha, belum mengurus SITU ? Ridwan menjawab kawasan Seberang Ulu (SU),  terdiri dari Plaju, Kertapati dan Seberang Ulu (SU) I. “Kawasan SU, akan kita fokuskan dalam pengurusan izin, karena disana cukup banyak usaha. Tapi masih banyak belum tuntas pengurusan izin,” ujarnya.

Ridwan berharap, para pengusaha bisa sadar untuk segera mengurus izinnya. Karena dengan adanya SITU tersebut, akan menambah PAD Palembang. “Kalau PAD meningkat, efek positifnya akan memberikan kemajuan terhadap kota ini,” imbuhnya.

Sebelumnya. Wali Kota Palembang, Romi Herton mengatakan, PAD Palembang harus meningkat di 2014. Hal tersebut ditargetkan, karena semakin pesatnya pembangunan metropolis. “Semua sektor harus mampu menaikkan PAD, karena semakin banyaknya pembangunan di Palembang,  sedikitnya PAD harus meningkat sekitar 20 persen,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster