Penyerapan Anggaran Berjalan Lamban

25 total views, 3 views today

Alex Noerdin

Alex Noerdin

PALEMBANG, KS-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin menyayangkan lambannya, penyerapan anggaran di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

Oleh sebab itu, Alex meminta agar ada persiapan yang lebih matang diawal tahun, untuk setiap program yang ditetapkan. Hal tersebut diungkapkan Alex, usai memimpin rapat evaluasi fisik dan keuangan tahun anggaran 2013 di ruang Rapat Bina Praja, Jumat (27/12).

Menurut Alex, berdasarkan evaluasi yang dilakukan, ada yang kinerja SKPD yang bagus. Tetapi ada juga yang belum bagus. Sebab itu, kinerja yang kurang bagus tersebut harus diperbaiki, pada 2014 agar tidak terjadi lagi.

“Contoh kinerja yang kurang bagus adalah penumpukan kegiatan di akhir tahun, dan penumpukkan tagihan di akhir tahun. Jadi ada keterlambatan dari penyerapan anggaran pada program yang ditargetkan,” ujarnya.

Kedepan sambung dia, hal tersebut tidak boleh terjadi lagi. Jadi harus ada persiapan dari awal dalam menyusun program yang akan dicapai pada 2014. “Masalah tersebut, tidak boleh terjadi lagi, untuk SKPD nya ada dan tidak perlu saya sebutkan disini,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel, H Ishak Mekki menambahkan, memang tidak semua program yang ditargetkan oleh SKPD bisa tercapai 100 persen. Sebab itu, kedepan harus diminimalisir agar tidak terjadi lagi. “Tidak semua program tercapai 100 persen. Karenanya, hambatan yang terjadi kita evaluasi,” ucapnya.

Mengenai keterlambatan penyerapan anggaran, dia menuturkan pada 31 Desember 2013, harusnya anggaran yang ada di SKPD sudah selesai. Tapi jika masih ada sisa, itu belum tahu apakah diputus kontraknya atau bisa dilanjutkan. “Tahun ini kan masih bersisa beberapa hari lagi. Kita harapkan, anggaran yang tidak terserap tidak besar,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, SKPD yang belum mencapai program yang ditetapkannya, tentu mendapatkan peringatan agar tidak terjadi lagi. Sehingga kedepan harus ada perbaikan, yang dilakukan oleh SKPD yang bersangkutan. “Sesuai arahan gubernur, kalau kinerja SKPD baik maka akan diberi reward. Tapi bagi yang malas, maka kita tidak segan-segan memberikan punishment,” tandasnya.

 

TEKS : IMAM MAHFUZ

EDITOR : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com