Pembangunan PALI “Diganjal” DPRD Sumsel

 268 total views,  2 views today

pertemuan antara Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten PALI, dengan Komisi III DPRD Sumsel di Wisma Mayang Komperta Pendopo, Jumat (27/12).

Pertemuan antara Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten PALI, dengan Komisi III DPRD Sumsel di Wisma Mayang Komperta Pendopo, Jumat (27/12).

-Usulan Rp 300 Milyar Ditolak-

PALI | KS-Niat Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), membangun infrastuktur yang memadai nampaknya tidak akan berjalan mulus.

Pasalnya, usulan anggaran yang diajukan sebesar Rp 300 Miliar, “Diganjal” alias di tolak Komisi III, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sumatera Selatan (Sumsel).

Padahal, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), PALI saat ini sangat kecil. Alhasil, penolakan tersebut membuat Pemkab PALI kecewa.

Demikian benang merah pertemuan antara Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Kabupaten PALI, dengan Komisi III DPRD Sumsel di Wisma Mayang Komperta Pendopo, Jumat (27/12).

Kepala Bappeda, Kabupaten PALI, Drs Gogor Wira Bumi, mengatakan, dengan ditolaknya usulan anggaran tersebut, Pemkab PALI kecewa. Padahal, anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan sarana prasarana.

“Ya, usulan kami ditolak, padahal anggaran tersebut untuk pembangunan jalan serta sarana prasarana pemerintahan. Sebab di tahun 2014, kami belum dapat anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK),” katanya.

Sebelumnya, Anggota DPRD Sumsel dari Komisi III yang membidangi keuangan, melakukan kunjungan kerja tahun 2013 di Kabupaten PALI.

Kedatangan rombongan wakil rakyat Sumsel dari Komisi III yang diketuai M Giri Ramanda Kiemas tersebut, diterima Penjabat Bupati PALI Ir H Heri Amalindo MM, Plt Sekretaris Daerah PALI, Amiruddin Tjikmat, serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Agus Sutikno, Wakil Ketua Komisi III mengatakan, kedatangannya ke Kabupaten PALI adalah untuk memastikan hal-hal yang berkaitan dengan apa yang sudah mereka putuskan dalam APBD untuk 2014, termasuk kaitannya bantuan hibah untuk Kabupaten/ Kota yang baru mekar.

“Kita telah menyetujui penganggaran Rp10 Miliar sesuai ketentuan,”  ucap Agus Sutikno mengawali perbincangan di hadapan Bupati dan perangkatnya.

Di kesempatan itu, Agus juga mengungkapkan, usulan anggaran dari Kabupaten PALI sebesar Rp300 Miliar, untuk tahun 2014 nanti tidak dapat terpenuhi. “Ya, ada yang sudah dipenuhi dan ada yang terpaksa menunggu,” ujarnya.

Lanjut Agus, usulan dana sebesar Rp300 Miliar dari PALI sebagai Kabupaten baru, dengan terpaksa akan diagendakan pada perubahan APBD. Sebab, tahun 2014 mendatang, pihaknya akan fokus melaksanakan rekomendasi dana bagi hasil kabupaten/ kota.

Ditambahkan dia, kedepan usulan yang disampaikan kepada pihaknya harus lebih informatif, serta ditembuskan juga langsung ke komisi III. “Yang jelas, kami mendukung akselerasi Kabupaten PALI untuk menjadi kabupaten yang sejajar dengan daerah lainnya,” ujar dia.

 

Teks/Foto : Indra Setia Haris





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster