Jalinsum Makin Parah

 119 total views,  2 views today

Jalan Rusak Di Jalinsum

Jalan Rusak Di Jalinsum

LAHAT KS-Sejak mengalami kerusakan parah akibat terjadi longsor yang cukup hebat diawal tahun 2013 silam, hingga memasuki awal tahun 2014 ini, jalan lintas sumatera (Jalinsum) Lahat-Muaraenim, tepatnya antara Kelurahan Lebuai Bandung dengan Desa Muara Lawai Kecamatan Merapi Timur tak kunjung normal.

Bahkan tak jarang terjadi macet dan antrian panjang akibat penumpukkan kendaraan dijalan provinsi itu. Sebab semua kendaraan harus berhati hati dan bergantian saat melintas diruas jalan yang dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan, karena hanya satu jalur saja yang dapat dilewati.

Pantauan Kabar Sumatera di lapangan Jumat (27/12), kendati jalan diperbaiki, namun sekarang ini masih terjadi keretakan hingga mencapai tengah_tengah jalan. Sehingga puluhan kendaraan dari berbagai jenis sangat berhati hati dan lambat ketika melintas, dan seringkali terjadi macet panjang yang disinyalir dikarenakan terjadi penyerobotan jalur dari arus yang berlawanan, akibatnya semakin sulit bagi kendaraan dari arah lain untuk melaju, terutama truk truk dan bus yang sarat muatan.

Kondisi ini tidak hanya menjadi keluhan bagi para pengendara mobil bus dan truk saja, akan tetapi keluhan itu juga dirasakan oleh pengendara mobil pribadi dan sepeda motor. Seperti halnya yang dialami oleh Herman S (42), dimana dirinya yang saat itu hendak menuju ke Palembang terpaksa harus menunggu lama saat tiba dilokasi tersebut karena terjadi antrian panjang.

Menurut Herman, keadaan seperti itu selalu saja dialaminya setiap kali dirinya hendak bepergian kearah Muara Enim, dan itu sudah terjadi sejak setahun terakhir, sehingga tak heran baginya jika harus mengalami kemacetan di atas jalan lintas yang dibawahnya terdapat terowongan kereta api itu.

“Kemacetan seperti ini sudah sering terjadi sejak jalan ini longsor sekitar setahun yang lalu, tapi kita juga kadang kadang kesal karena harus menunggu antrian lama disini. Padahal kita sangat butuh waktu yang cepat, tapi terpaksa tertunda akibat macet disini,” kata Herman saat ditanya dilokasi kemacetan tersebut.

Keluhan yang sama juga dilontarkan oleh Ganda (21), warga Lahat yang tinggal dikelurahan Talang Jawa Kota Lahat ini sangat menyayangkan kondisi jalan provinsi ini tak kunjung normal.

Dikatakannya, sebenarnya pihak mana yang harus bertanggung jawab atas kerusakan jalan tersebut, karena selain jalan itu membahayakan bagi pengendara mobil dan motor, juga dibawahnya terdapat jalur kereta api jurusan stasiun Lahat dan stasiun muara enim.

“Kan seharusnya antara pihak PT. Kereta Api Indonesia (KAI) dan dinas perhubungan Provinsi Sumatera Selatan itu sama sama berfikir, bahwa baik jalan lintas mobil maupun jalur kereta api yang ada dibawahnya itu adalah kepentingan bersama. Lalu kenapa tidak secara bersama sama juga membenarkannya,” ungkap Ganda.

Sejauh ini, seluruh lapisan masyarakat umumnya pengendara sangat mengharapkan, agar baik jalur kereta api maupun jalur pengendara motor dan mobil, jalan tersebut sesegera mungkin dapat dibenari demi keselamatan bersama.

 

TEKS/FOTO:JUMRA ZEFRI

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster