Edarkan Narkoba Pasutri Diciduk

 171 total views,  3 views today

ilustrasi (foto: Thinkstock)

ilustrasi (foto: Thinkstock)

KAYUAGUNG I KS-Jajaran Satuan Reserse Narkotika Polres Ogan Komering Ilir (OKI) dipimpin Kasat Narkoba AKP Priyanto SH kembali menangkap bandar narkoba yang memasok narkoba ke wilayah Bumi Bende Seguguk, khususnya di wilayah Kecamatan Lempuing, Lempuing Jaya, Mesuji dan Mesuji Raya serta Desa Kayulabu Kecamatan Pedamaran Timur, Kamis (26/12) pukul 19.30 WIB.

Kali ini tersangkanya pasangan suami istri bernama Ismanto alias Isman (49) dan Yani binti Hamid (47), warga Komplek Griya Sejahtera Blok Q-A Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang. Barang bukti yang diamankan berupa 1 paket sabu seberat 0,35 gram, 3 paket sabu seberat 10 gram, 78 butir pil ekstasy, 1 timbangan digital dan uang tunai Rp12.150.000.

Selain itu, polisi juga berhasil meringkus pengedar narkoba lainnya bernama Benliadi alias Ady bin H Sarpawi (33), warga SKPD Desa Sumbu Sari, Kecamatan Mesuji Raya, OKI. Barang bukti yang diamankan berupa 4 paket sabu seberat 1,8 gram. Guna pengembangan penyidikan, ketiga tersangka ditahan di sel tahanan Mapolres OKI.

Kapolres OKI, AKBP Erwin Rachmat didampingi Kasubag Humas AKP A Halim dan Kasat Narkoba AKP Priyanto SH, Jumat (27/12) menegaskan, ketiga tersangka diduga memiliki jaringan narkoba yang sangat terkoordinir dan merupakan pemasok narkoba di wilayah OKI khususnya Lempuing, Lempuing Jaya, Mesuji, Mesuji Raya dan Pedamaran Timur.

“Ismanto bersama istrinya Yani kita tangkap saat berada di penginapan pasar Mesuji Raya, ini merupakan pengembangan setelah sebelumnya kita membekuk tersangka Benliadi yang merupakan kaki tangan kedua tersangka,” ujar Kapolres seraya mengatakan, penangkapan itu bermula dari laporan masyarakat.

Dikatakannya, BB tersebut rencananya akan dipasarkan di acara OT wilayah Kayulabu, Kecamatan Pedamaran Timur OKI.

“Di tangan tersangka Benliadi kita amankan narkoba jenis sabu sebanyak 4 paket seberat 1,8 gram. Sementara di tangan Ismanto dan Yani kita amankan sabu seberat 10,35 gram dan 78 butir pil ekstasi. Kita menduga ada tersangka lain yang merupakan bandar besarnya pada jaringan narkoba ini, untuk itu kita terus mengembangkan kasus ini dan laporan masyarakat sangat kita nantikan guna membrantas peredaran narkoba di wilayah OKI,” tegasnya.

Tersangka Ismanto ketika dibincangi Kabar Sumatera mengaku baru kali pertama mengedarkan narkoba di wilayah OKI.

“Baru pertamo inilah pak, sebelumnyo kami hanya bermain di wilayah Sako Palembang. Itu jugo dalam skala kecil,” akunya seraya mengatakan, istrinya hanya berperan mengelabui karena polisi tidak terlalu curiga terhadap wanita yang menyimpan narkoba.

 

TEKS : DONI AFRIANSYAH

EDITOR : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster