Caleg Termuda Putra Asli PALI

 698 total views,  4 views today

Septiawan Patra, Caleg Termuda Sumsel

Septiawan Patra, Caleg Termuda Sumsel

PALI | KS –Tak ada yang menyangka bila Calon Anggota Legislativ (Caleg), termuda di Sumatera Selatan adalah putra asli Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Dia adalah Septiawan Patra, Caleg DPRD Muaraenim dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Lajang kelahiran,  Betung, pada  8 September 1991 ini merupakan putra sulung Suhardi, Kepala Desa Betung, Kecamatan Abab.

Meski berusia muda, Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Palembang ini nampak matang. Maklum berbagai organisasi sudah diikutinya, mulai organisasi kemahasiswaan hingga organisasi politik.

Di Forum Kesatuan Mahasiswa Muaraenim (FKM),  ia duduk sebagai wakil ketua.

Meskipun harus bersaing dengan politisi lainnya yang lebih berpengalaman, ia tidak merasa minder. Baginya, dunia politik melalui panggung legislatif adalah wahana perjuangan.

“Biar bisa berbuat lebih banyak Kak,” ujarnya saat ditemui di Talang Ubi, Rabu (25/12).

Ada dua bidang yang menjadi sorotannya di legislatif nanti yakni Bidang Kesehatan dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Menurutnya, bidang kesehatan adalah bidang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga memerlukan dorongan lebih. “PALI harus memberdayakan bidan dan tenaga kesehatan sebanyak-banyaknya. Sehingga pelayanan bisa lebih optimal,” ujar alumni SMA YB Prabumulih ini.

Selain bidang kesehatan, putra pertama dari tiga bersaudara ini akan lebih memperhatikan bidang UKM. Bagi dia, selama ini masyarakat hanya fokus dibidang pertanian dan perkebunan semata. Padahal, bidang UKM tidak kalah pentingnya.

“UKM ini harus kita berdayakan. Agar tumbuh kemandirian masyarakat,” katanya.

Untuk menghidupkan bidang UKM ini, aktivis mahasiswa ini akan terjun langsung dengan menggandeng organisasi Perindo. Ia akan membangun koperasi UKM Perindo.

Melalui koperasi ini, Septiawan akan membantu para pengusaha UKM di Kabupaten PALI dengan memberikan pinjaman lunak dengan bunga hanya 1 persen saja.

“Nanti, para pelaku UKM kita berikan pinjaman dengan bunga lunak. Sehingga timbul kemandirian para pengusaha tidak semata-mata bergantung pada pemerintah,” ungkapnya.

“Kendala kita saat ini, di Kabupaten PALI belum ada Bank Bumi Putera, selaku mitra kita. Karena itu nanti akan kita bentuk dulu koperasi Perindo ditingkat kabupaten. Sementara di tiap kecamatan akan kita bentuk cabang koperasi sehingga dapat menyentuh seluruh pengusaha UKM,” papar Septiawan.

Berbasis keluarga besarnya di kecamatan Abab dan jaringan kemahasiswaan di seluruh kecamatan lainnya, Septiawan optimis dapat meraih salah satu kursi di DPRD PALI nantinya.

“Kita optimis Kak. Kita juga tidak akan menggunakan cara-cara kotor seperti money politic. Kita maunya berjuang di parlemen, bukan mau cari uang. Kalau mau nyari uang bukan DPRD tempatnya, tapi jadi pedagang atau petani karet,” pungkas Septiawan.

 

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster