Pagaralam Sediakan Bibit Gratis

 219 total views,  2 views today

Bibit Mahoni

Bibit Mahoni

PAGARALAM KS-Upaya meremajakan sejumlah lahan kritis, sebanyak 14 ribu batang bibit pohon bambang dan mahoni dipersiapkan untuk disebar kepada masyarakat. Demikian dikemukakan Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Imam Pasli SSTP Msi, kemarin (25/12).

Menurutnya, ada sekitar 5000 bibit pohon bambang dan sebanyak 9000 bibit pohon mahoni yang dipersiapkan untuk petani dan masyarakat agar dapat ditanam di kebun atau lahan masing-masing. Kendati demikian, untuk mendapatkan bibit dimaksud tentunya harus mengajukan usulan terlebih dahulu berikut keterangan bantuan bibit apa yang diajukan dan di mana lokasi penanamannya.

“Untuk bibit kayu khususnya saat ini masih cukup banyak ketersediaannya,” kata Imam.

Lanjutnnya,  bibit ini akan diberikan secara gratis sepanjang program penanaman kembali atau reboisasi lahan yang sedang gencar-gencarnya dilaksanakan pemerintah Kota Pagaralam.

“Sedangkan persyaratan pengajuan bibit dan pembentukan kelompok tani (Poktan), pertama membentuk berita acara pembentukan poktan, dilanjutkan dengan struktur poktan, data base lahan poktan yang diketahui Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) dan lurah. Setelah itu barulah dilaporkan ke Balai Penyuluhan agar dapat dibuatkan surat keputusannya,” ujarnya.

Imam menambahkan, selain memberikan bibit kepada masyarakat, pihaknya juga menggiatkan penanaman disejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS), terutama yang berada di kawasan pemukiman.

“Langkah ini dilakukan sebagai bentuk mengantisipasi terjadinya bahaya longsor di bantaran sungai yang melintasi pemukiman warga. Sebab itu,  sangat perlu  dilakukan penanaman pohon pelindung agar dapat mencegah abrasi pematang sungai yang kerap kali dihantam air  saat terjadi banjir,” terangnya seraya berujar memang ada beberapa sungai dalam kondisi kritis dan cukup rawan longsor, apalagi curah  hujan yang tinggi kerap mengguyuri Pagaralam hingga berpotensi terjadinya banjir dan longsor, seperti sungai Selangis, Air Betung, Air Perikan, Lematang, dan  ada beberapa sungai lainnya kerap meluap.

Sementara itu, Jarman, petani warga Besemah Serasan, mengaku sangat tertarik menanam pohon bambang atau mahoni di lahan kebunnya. Ia mengajukan usulan untuk meminta bantuan bibit itu.

“Ketika saya mendengar ada program ini di Dishutbun, saya tertarik untuk menanam pohon tersebut di kebun. Selain itu menjaga ekosistem alam, pohon itu dapat bernilai ekonomis beberapa tahun mendatang, termasuk pula dapat berfungsi sebagai pohon pelindung di kebun kopi, coklat dan lainnya,” sebutnya.

Teks: Antoni Stefen

Editor:Rinaldi Syahril





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster