Lolos Passing Grade Tak Jamin CPNS

 302 total views,  2 views today

cpns

INDERALAYA KS-Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Daerah (BKD), Kabupaten Ogan Ilir (OI), menegaskan, peserta Calon Pegawai Negeri Sipil CPNS yang lolos Passing Grade (Nilai Ambang Batas –red), belum tentu dinyatakan lulus CPNS.

Hal itu ditegaskannya disela-sela pembukaan sampul hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS),  formasi umum  di lingkungan Pemkab Ogan Ilir yang diterimanya dari Panitia Seleksi Nasional (Panselnas), Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Rabu (25/12).

“Ya, ini  bukan lulus tes CPNS, tapi lulus pada passing grade. Ini perlu diluruskan agar tidak terjadi simpang siur di masyarakat. Dan yang meluluskan juga bukan Kepala Daerah, melainkan tetap pada Panitia Seleksi Nasional (Panselnas),’’ tuturnya.

Ia menambahkan, peserta yang diumumkan lolos passing grade ialah peserta yang memiliki nilai yang cukup dan sesuai kuota yang ditetapkan. “Contohnya, untuk peserta tes CPNS tenaga kesehatan seperti bidan 1200 orang, lalu yang lulus Passing Grade 600 orang. Jadi dari 600 orang diambil 10 orang sesuai kuota yang ditetapkan dengan mekanisme 10 orang tersebut memiliki nilai tertinggi yakni peringkat 1-10,” ujarnya.

Darjis menambahkan, Panitia Seleksi Daerah (Panselda), bukan penentu kelulusan. Panselda hanya mengumumkan peringkat saja sesuai dengan kuota yang ditetapkan pusat. Sedangkan yang menyatakan lulus tetap kembali kepala Panselnas,’’ sambungnya.

Disinggung ada peserta memiliki skor passing grade  yang sama dan masuk dalam kuota CPNS, Darjis menjelaskan, jika terdapat nilai yang sama, maka akan dilihat pada sisi penilaian  skor pada karakteristik pribadi (prilaku).

“Dalam penerimaan CPNS ini murni tidak ada rekayasa, titipan, campur tangan. Kita daerah hanya memfasilitasi pelaksanaan saja. Semua proses awal, penilaian hingga penentuan dan kelulusan peserta semua dari Panselnas pusat,” tuturnya.

Lanjut Darjis, sesuai dengan edaran Menpan No 10 tahun 2013, batas akhir proses pengumuman yakni 24 Desember. Namun, lantaran pada Selasa (14/12), kemarin Inderalaya-Palembang macet total, pengumuman akhirnya ditunda.

”Pengumuman ada keterlambatan. Bisa kita paksakan, tetapi kemungkinan akan dilaksanakan pada sore hari hingga malam. Justru ini akan jadi polemik kenapa dilakukan malam hari. Untuk menghindari itu, kita laksakana hari ini (kemarin –red). Segel dalam kondisi baik dan disaksikan semua pihak,” bebernya.

Selanjutnya, kata Darjis, setelah diumumkan, peserta yang dinyatakan lulus tes CPNS, Passing Grade akan diberikan waktu 12 hari sejak waktu diumumkan.

“Dari data yang ada, seluruh peserta tes CPNS mencapai 4800 orang untuk merebutkan kuota 118 orang dengan rincian  untuk tenaga ilmu pendidikan (Guru)  sebanyak 55 persen, atau  sekitar 65 orang,  tenaga kesehatan 35 persen dan peserta  teknis atau penyuluhan 10 persen,” tuturnya.

Bupati OI, H. Mawardi Yahya diwakili Asisten I, Herman SH mengatakan, Pemkab OI hanya memfasilitasi pelaksanaan tes CPNS, sedangkan seluruhnya mulai dari pengumuman peserta, soal, lembar jawaban, hingga penentuan kelulusan ialah pusat.

“Kita (Pemkab OI –red), hanya memberikan fasilitas pelaksanaan tes dan mengumumkan nilai passing grade berdasarkan nilai tertinggi dan urutan peringkat. Semua yang menentukan pusat,” singkatnya.

Pantauan Kabar Sumatera, pembukaan sampul yang berlangsung di ruang kerja Kepala BKD, disaksikan Bupati OI, H. Mawardi Yahya diwakili Asisten I, Herman SH, Ketua DPRD OI diwakili Sekretaris Komisi II, M Ridho,  Polres OI diwakili Kasat Intel AKP Suparman, kejaksaan, Inspektorat, LMS dan  para wartawan.

Sampul tersegel dengan rapi. Seluruh yang hadir diberi kesempatan untuk melihat sampul berikut segelnya.

 

Teks/Foto : Junaedi Abdillah

Editor:Rinaldi Syahril

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster