Inventaris Ulang Pelanggaran Atribut

 444 total views,  2 views today

Tampak atribut Caleg yang semrawut di pintu gerbang komplek OPI, Jakabaring, Palembang, Beberapa waktu lalu. Foto ; Iwan Cheristian

Tampak atribut Caleg yang semrawut di pintu gerbang komplek OPI, Jakabaring, Palembang, Beberapa waktu lalu. Foto ; Iwan Cheristian

PALEMBANG, KS-Masih maraknya atribut atau alat peraga kampanye Calon legislatif (Caleg) DPR, DPRD, DPD maupun Partai Politik (Parpol) di Kota Palembang, membuat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palembang, dalam waktu dekat akan melakukan inventaris (pendataan) ulang.

Ketua Panwaslu Kota Palembang, Riduwansah, Rabu (25/12) menyebut,  panwaslu meminta kembali kepada Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Palembang, melakukan sosialisasi ulang  ke parpol dan caleg peserta pemilu, terkait zona kampanye yang telah ditetapkan.

“KPU Palembang harus sosialisasi ulang dengan parpol dan caleg. Sebab masih banyak pelanggaran yang dilakukan parpol dan caleg, terhadap pemasangan atribut kampanye di luar zona yang sudah ditetapkan,” kata Riduwansah.

Minggu depan sambungnya, Panita Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan Panitia Pengawas Lapangan (PPL) akan turun untuk mendata ulang atribut-atribut kampanye yang melanggar.

Menurut Riduwansah, inventaris tersebut akan dilakukan selama tujuh hari, dan hasilnya akan di rekomendasikan ulang terhadap pelanggaran atribut kampanye luar ruang yang dilakukan peserta pemilu 2014 ke KPU Palembang, untuk ditindak.

“Untuk pelanggaran zona rekomendasi akan kita serahkan ke KPU Palembang, sedangkan untuk wilayah Perwali (Peraturan Wali Kota) akan ditertibkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) langsung,” jelasnya.

Dijelaskan Riduwan, berdasarkan Peraturan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nomor 4 tahun 2013 tentang Tata Cara Pengawasan Kampanye Pemilihan Umum DPR, DPD dan DPRD 2014,  Panwaslu tidak boleh melakukan penertiban melainkan hanya memberikan rekomedasi saja, agar pelanggaran tersebut ditertibkan oleh KPU dan pemerintah daerah.

Riduawansah juga tidak menyangkal jika, rekomendasi dari pihaknya selama ini belum keseluruhan ditertibkan pihak Pol PP, dan pihaknya akan mendorong pihak KPU dan Pol PP bisa menjalankan kewenangannya.

“Sudah ditertibkan atribut yang melanggar, tetapi belum menyeluruh. Kami sudah rapat koordinasi dengan Pol PP, dan akan dilakukan di 16 kecamatan nantinya,” imbuhnya.

Anggota Panwaslu Palembang, Amrullah menambahkan pihaknya cukup prihatin dengan maraknya atribut masih terpasang bukan ditempatnya, jumlahnya dan ukurannya yang tidak sesuai aturan.

“Kami prihatin juga dengan kondisi masih marakny atribut caleg dan parpol saat ini. Kita akan merekomendasikan lagi kepada KPU Palembang, terhadap atribut-atribut kampanye yang melanggar aturan. Agar nantinya dalam waktu dekat segera dilakukan penertiban oleh aparat pemerintah dalam hal ini Sat Pol PP kota Palembang, tramtib kecamatan dan instansi terkait,”ujarnya.

Mantan Ketua Panwaslu Palembang pada Pemilukada Palembang dan Sumsel yang lalu ini mengatakan,  saat ini sudah terbentuk tim yang akan menertibkan pelanggaran atribut tersebut,  agar lebih efektif.

“Perlu diketahui juga, bahwa tim terpadu untuk penertiban juga sudah dibentuk dengan SK Wali Kota Palembang, yang di dalam tim tersebut ada juga unsur-unsur dari KPU, Panwaslu dan instansi terkait,”ujarnya.

Amrullah melanjutkan, sebagai penyelanggara pemilu pihaknya berharap peserta pemilu bisa menaati aturan yang ada, agar proses demokrasi berjalan sesuai aturan. “Kami juga meminta kesadaran para caleg dan parpol, agar mentaati aturan pemasangan alat peraga, yang sesuai dengan peraturan KPU, supaya terjaga suasana yang kondusif dan tercipta keindahan kota Palembang,” tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster