Penjualan Pernak-pernik Natal Meningkat

 376 total views,  2 views today

HL

PALEMBANG KS – Hari Raya Natal merupakan momen spesial bagi yang merayakannya. Berbagai persiapan pun dilakukan guna merayakan Natal, dari menghias rumah, membuat kue, hingga berburu pernak-pernik Natal.

Tak heran, para produsen pernak-pernik Natal selalu memanfaatkan momen ini untuk mendulang omzetnya. Seperti halnya Pusat perbelanjaan  JM Group, yang berlokasi di Jalan Letjen DI Panjaitan, Palembang mengalami peningkatan omzet hingga 60 persen dibandingkan tahun lalu. Demikian diungkapkan Asisten Store JM Group, Marta Lizar.

Dikatakannya, dalam sepekan terakhir, omset penjualan pernak-pernik Natal , seperti pohon natal, lonceng, lampu hias, dan boneka Santa Claus mengalami peningkatan pembeli. “Sejauh ini, pernak-pernik Natal dibuat lebih lengkap dan penjualannya pun lebih strong dibanding tahun lalu,” ujarnya.

Marta menjelaskan, meskipun omset penjualan meningkat, antusias pembeli pohon Natal di JM Plaju masih lebih minim dibanding toko-toko penjual pernak-pernik Natal lainnya. Menurutnya, JM Plaju masih terbilang pusat perbelanjaan yang baru berdiri, namun pihaknya memprediksi pembeli akan bertambah pada H-1.

Harga pohon Natal yang ditawarkan, sambung Marta, bervariasi. Misalkan, satu paket pohon Natal yang sudah dihiasi pernak-pernik dihargai mulai dari Rp 300ribu-Rp 1 Juta.

“Semakin tinggi feet, semakin tinggi harga pohon Natal. Satu feet-nya seharga Rp 228.428 berukuran 30.48 cm,” tambah Marta.

Menurutnya, banyak cara dilakukan untuk menarik minat pembeli diantaranya dengan mendatangkan badut Santa Clause di area perbelanjaan, untuk membagi-bagikan hadiah kepada anak-anak.

“Selain itu, JM Group juga membuat program khusus Hari Natal dan Tahun Baru, seperti program Rejeki Dahsyat bekerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI). Hadiah utama program tersebut yakni satu unit mobil Grand New Innova. Hadiah diundi pada 9 Januari 2014 mendatang,” tuturnya.

Salah seorang pengunjung, Meta (23) mengatakan, dirinya sangat tertarik dengan pernak-pernik yang di pajang di etalase khusus Natal. “Saya hanya tertarik membeli hiasan pohon Natal saja, karena  pohon natalnya sendiri sudah ada,” ujarnya.

 Teks : Deka Riti (Mg)

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster