Harga Sembako Beranjak Naik

 264 total views,  2 views today

Harga-Sembako-Beranjak-Naik

Foto : IST

PALEMBANG, KS – Menjelang Natal dan Tahun Baru, harga sejumlah sembilan bahan kebutuhan pokok (Sembako) di Kota Palembang mulai naik.  Namun, besaran kenaikan tersebut dinilai masih normal. Kenaikannya antara Rp1000 sampai Rp 5 ribu per kilogram (Kg).

Hal itu diungkapkan Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Palembang, Juni Haslansi, Minggu (22/12). “Penyebab kenaikan harga kebutuhan pokok ini, dimungkinkan akibat tingginya permintaan dan faktor cuaca,” kata Juni.

Ia menyebut, faktor cuaca memang mempengaruhi sejumlah komoditas seperti sayur-sayuran, bawang dan lainnya. Ia memastikan kenaikan harga sembako tersebut, bukan disebabkan kelangkaan.

Menurutnya, walau permintaan tinggi, untuk stok mencukupi. Misalnya untuk stok beras dan gula, yang mencukupi untuk kebutuhan sampai dua bulan kedepan.  “Kalau untuk beras tahun 2013, Disperindagkop siapkan 1,2 juta ton. Sementara untuk gula pasir sebanyak 1,8 juta ton, jadi kalau untuk kedua kebutuhan tersebut dipastikan akan aman,”sebutnya.

Ia juga mengatakan, kenaikan harga sembako ini masih dinilai wajar. Sebab berdasarkan survey yang dilakukan Disperindagkop, kenaikan sejumlah komoditas tersebut masih belum terlalu tinggi.

Untuk bawang merah misalnya, sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram (kg). Saat ini, harga bawang merah antara Rp 38 ribu sampai Rp 40 ribu. Ayam potong dari Rp 22 ribu per kg menjadi Rp 27 ribu per kg.

Juni menambahakan, pihaknya juga selalu memantau harga pasar, dengan cara menurunkan tim untuk selalu mengecek harga pasar. “Selain itu, kami juga akan himbau jika ada pedagang yang menaikkan harga terlalu tinggi,” himbaunya.

Juni meminta kepada masyarakat, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, untuk tidak membeli ayam potong dan daging dalam jumlah besar. Sebab hal itu, bisa menyebabkan kenaikan harga apalagi stoknya terbatas.  “Kami himbau jangan membeli dalam jumlah besar, belilah secukupnya saja,”imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Kertapati Palembang, Haidir mengaku, saat ini permintaan dari masyarakat cukup tinggi. Hal tersebut menurut dia, selalu terjadi saat perayaan hari-hari besar keagamaan maupun perayaan lainnya.  “Karena permintaan tinggi, wajar jika harganya ikut naik. Namun harganya akan kembali normal, sekitar dua pekan setelah hari besar tersebut,”  tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster