2014, Pendopo Bebas Byar Pet

 256 total views,  2 views today

Byar-pet

Darwis Hambali, Manajer PLN Rayon Pendopo. / Foto : Indra Setia Haris /KS

PALI | KS – Warga Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), nampaknya bisa sedikit lega. Pasalnya, tahun 2014 mendatang, warga tidak lagi mengalami Byar Pet seperti yang terjadi setiap harinya dalam memerapa waktu terakhir.

Hal tersebut diungkapkan  Penjabat Bupati PALI, Heri Amalindo, Dihadapan warga Desa Prambatan, Kecamatan Abab,  beberapa hari lalu.

“Pemadaman listrik di Kecamatan Talang Ubi, sudah menjadi ‘makanan’ sehari-hari. Padahal, Talang Ubi menyandang gelar sebagai ibukota kabupaten PALI. Insya Allah, mulai 2014 pemadaman listrik tidak akan terjadi lagi,” tegas Heri.

Menurut Heri, dirinya sudah mendapatkan kepastian dari PLN Rayon Pendopo. Saat dirinya bertemu jajaran PLN Rayon Pendopo. “Ternyata penyebab pemadaman selama ini, karena daya listrik di daerah kita rendah. Makanya saat beban puncak listrik sering padam. Kita (pemkab, red) sudah membantu PLN untuk menyelesaikan pekerjaan penambahan jaringan yang dikhususkan untuk daerah PALI,” jelas Heri.

Dengan adanya pembangunan jaringan baru itu, lanjut Heri, kekurangan daya seperti yang menjadi alasan PLN selama ini bisa teratasi.

Sementara itu, Manajer PLN Rayon Pendopo, Darwis Hambali, saat dikonfirmasi Kabar Sumatera,  membenarkan pernyataan bupati tersebut.

“Pekerjaan pemasangan jaringan baru itu, sebentar lagi selesai. Karena itu kami berani jamin mulai 2014 tidak ada lagi pemadaman asal tidak ada gangguan berarti,” jelas Darwis.

Darwis mengungkapkan, selama ini saat beban puncak yang terjadi pukul 18.00-21.00 Wib. Listrik di Kabupaten PALI anjlok sampai 100-130 volt.

“Dengan tegangan seperti itu, otomatis listrik tidak bisa dinyalakan. Tegangan paling rendah agar listrik menyala adalah 140 volt,” tuturnya.

Guna mengatasi hal tersebut, sambungnya, PLN membuat jalur kabel baru yang khusus diperuntukkan bagi Kabupaten PALI. “Selama ini PLN wilayah Pendopo ini disuplai dari Gardu Induk (GI) Penanggiran. Jalur ini dipergunakan secara bersama-sama dengan masyarakat kecamatan Gunung Megang, Kecamatan Belimbing sampai akhirnya ke Pendopo. Letak Pendopo berada paling ujung, otomatis tegangannya menjadi rendah,” jelas Darwis.

Untuk itu, masih katanya, PLN memberikan solusi dengan membuat jalur kabel baru. Jalur ini diambil dari GI Penanggiran langsung ke Pendopo. “Dengan begitu, jalur yang baru ini tidak akan didompleng oleh orang lain. Kita bangun khusus untuk kabupaten PALI. Ketika tiba di Talang Ubi, tegangan listrik bisa normal kembali,” ucapnya.

Ia menambahkan, pembangunan jalur baru itu sendiri sempat tertunda satu tahun. “Seharusnya tahun 2012 sudah selesai, karena warga menuntut ganti rugi tanam tumbuh pembangunannya sendiri menjadi terhambat. Alhamdulillah, berkat kita melakukan pendekatan persuasif dengan warga, akhirnya warga mengikhlaskan tanam tumbuh itu ditebang. Jalur itupun bisa kita selesaikan” papar Darwis.

Meski demikian, lanjut Darwis, bukan berarti listrik disini tidak akan padam sama sekali. “Pemadaman mungkin saja masih terjadi bila ada gangguan seperti pohon rubuh atau tiang PLN patah dan sebagainya. Tapi kami berani jamin,  bila selama ini padam 100 kali dalam sebulan dengan adanya jaringan baru ini, frekuensi pemdamannya bisa ditekan sampai dibawah 10 persen,” tukasnya.

 

Teks : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster