Pemkab PALI Akan Bantu PLN

 179 total views,  2 views today

PLN

Pertemuan PT PLN Rayon Pendopo dengan Pemkab PALI di Ruang Rapat Kecamatan Talang Ubi. / Foto : Indra Setia Haris /KS

PALI | KS – Sudah menjadi rahasia penyebab padamnya listrik di Pendopo dikarenakan kurangnya pasokan daya. Untuk itu, PLN sedang berupaya melakukan  penambahan daya dengan cara membangun jaringan baru khusus untuk mensuplay daya ke Pendopo.

Hal itu terlihat adanya pembangunan jaringan baru PLN dari Gardu Induk (GI) Penanggiran menuju Simpang Belimbing, dengan panjang 27 km. Pembangunannya sendiri seharusnya sudah selesai pada tahun 2012 lalu.

Demikian diungkapkan Darwis Hambali, Manajer PLN Rayon Pendopo melalui Juru Bicara M Rasyid saat melakukan paparan dihadapan jajaran Pemkab PALI, Jumat (20/12), kemarin..

“Ya, karena terkendala tanam-tumbuh milik warga yang dilaluinya, proyek ini sempat tertunda. Baru tahun ini proyek ini kembali dilanjutkan,” lanjutnya.

Menurut Rasyid, PLN tidak bisa memberikan ganti rugi terhadap tanam tumbuh milik masyarakat yang terkena jaringan baru tersebut, karena dalam Undang-Undang kelistrikan, PLN tidak diperbolehkan memberikan ganti rugi.

“Kalau kami berikan ganti rugi, jelas melanggar ketentuan. Karena itu yang kami lakukan adalah pendekatan persuasif,” jelas Rasyid.

Jaringan ini, lanjut Rasyid, adalah jaringan khusus untuk wilayah Pendopo-Talang Ubi yang diambil dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG), Meppogen Penanggiran

“Jaringan sepanjang 27 km ini diharapkan dapat meningkatkan daya (voltage) bagi masyarakat Pendopo yang selama ini mengeluhkan listrik yang selalu padam setiap beban puncak. Dengan adanya jaringan khusus ini, beban puncak di Pendopo akan dapat teratasi,” paparnya.

Setelah melakukan pendekatan persuasif, sambungnya, beberapa masyarakat sudah mulai mengerti, dan merelakan tanam-tumbuh miliknya ditebang. “Alhamdulillah beberapa masyarakat sudah mengerti,” ungkapnya.

Untuk itulah, Rasyid meminta kepada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Badan Kesbangpol PP dan DistambenLH kabupaten PALI untuk bersama-sama mengamankan proses penebasan ini.

“Kita butuh petugas Dishub dan Pol PP untuk mengatur lalu lintas saat kami bekerja. Sehingga masyarakat mengerti bahwa apa yang kami lakukan adalah resmi dari pemerintah,” tambah Rasyid.

Sementara itu, Plt Sekda Drs Amirudin Tjikmat yang memimpin pertemuan mengungkapkan, pada dasarnya kewajiban memenuhi pelayanan kelistrikan bagi masyarakat adalah kewajiban PT PLN. “Itu kewajiban PLN, bukan kewajiban Pemkab PALI. Apalagi pekerjaannya berada diwilayah kabupaten lain,” ungkap Amirudin.

Namun, lanjut Amirudin, karena yang dilayani adalah kepentingan masyarakat PALI, maka Pemkab PALI bersedia membantu PLN. “Semata-mata demi kepentingan masyarakat. Makanya kami rela membantu,” tambahnya.

Untuk itulah, lanjut Amirudin, Pemkab PALI akan membantu semaksimal mungkin agar kebutuhan PLN dalam membangun jaringan khusus ini dapat diselesaikan secepatnya. “Akan kita bantu pak. Apalagi katanya 2014 nanti tidak ada lagi pemadaman,” tutup Amirudin.

Teks : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster