Angkringan Klenger Asli, Lho…!

 821 total views,  8 views today

Angkringan

Foto : Dita (Mg)

Angkringan pada mulanya sering dijumpai di ruas jalan di Jawa Tengah dan Yogyakarta. Angkringan ini adalah sebuah gerobak dorong yang menjual berbagai macam makanan dan minuman. Makanan yang dijual meliputi nasi kucing, gorengan, sate usus ayam, sate telur puyuh, keripik, dan lain-lain. Minuman yang dijajakan antara lain teh, kopi, minuman jeruk, wedang jahe, dan susu.

Namun, semakin berkembangnya zaman, angkringan kini dapat ditemui di berbagai tempat di wilayah Indonesia. Palembang pun tak kalah heboh dengan munculnya angkringan ini. Angkringan di kota berselogan BARI ini terdapat di beberapa titik. Biasanya, bisa ditemui di sekitaran rumah susun Jalan Ariodillah, di pinggiran ruas jalan.

Jauh dari sana, ada satu angkringan yang terbilang baru, dengan konsep yang berbeda. Angkringan Klenger. Angkringan ini dikelola oleh dua orang pemuda, Andi (22) dan Ade (22). Berlokasi di Jalan R.E Martadina Palembang dekat persimpangan, simpang gembira mereka menyebutnya. Buka dari jam 6 sore hingga jam 11 malam.

“Baru,  kok. Baru bulan Juli lalu. Hem, hampir enam bulanlah, ya..,” ucap Andi yang juga bekerja di PT KAI Plaju Palembang.

Dengan modal cukup Rp 5 juta, keduanya mampu membuka usaha angkringan ini. modal sebanyak itu ia pakai untuk membeli gerobak, peralatan masak, sama meja untuk lesehan dan sewa tempat. Saat ini Angkringan Klenger ini memiliki dua pegawai yang bertugas menyiapkan berbagai menu yang akan disajikan.

Persiapan untuk membuka angkringan ini lumayan cepat, satu bulan. Kemudian mereka segerakan membuka usaha angkringan ini.

“Awalnya ramai. Pernah satu hari dapat satu juga. Tapi itu cuma sekali doang,” ujar Andi yang membeberkan sekarang perkiraan omzetnya Rp 400.000 hingga Rp 600.000 per harinya.

Karena berada di pinggir jalan yang ramai akan kendaraan lalu lalang, maka mereka mengurangi sosialisasi.

“Ya, kan di sini rame orang lewat. Jadi, orang-orang lewat suka mampir,” ucap Andi lagi.

Angkringan Klenger menawarkan berbagai macam menu. Tidak jauh beda dari angkringan khas Jawa. Nasi kucing, sate telur puyuh, sate kerang, sate ampela ayam, ceker dan sayap ayam, tempe dan tahu bacem, dan menu yang selalu ada di setiap angkringan adalah gorengan. Minumnya pun masih tetap sama, yaitu kopi, teh, jeruk, susu, dan bandrek.

“Unik dan berinovasi. Ada terobosan baru di dunia kuliner, harganya pun murah meriah,” ujar Aam (21), konsumen yang baru pertama kali mencoba makan di Angkringan Klenger.

Penamaan angkringan ini berasal dari paket yang mereka tawarkan, paket klenger. Uniknya lagi angkringan ini menyediakan dua paket menu, yaitu paket klenger senep dan paket angkringan kembung. Harganya pun murah. Untuk paket klenger senep cukup merogoh kocek Rp 18.500 dan untuk paket klenger kembung cukup dengan Rp 16.500. Apakah Anda seorang penikmat wisata kuliner? Nah, silakan singgah di warung Angkringan Klengger di kota ini.

 

TEKS :DITA RUBIAN SUGIAHARTI (mg)

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster