Raibnya Gelar Juara Umum

 203 total views,  2 views today

LOGO-MYANMAR

Logo Myanmar : Google Image

Posisi kontingen Indonesia kembali turun ke posisi keempat digeser Myanmar pada klasemen perolehan medali SEA Games XXVII/2013, Rabu (18/12) malam. Penurunan ini membuat gelar juara umum yang berada di tangan Indonesia sejak dua tahun lalu hampir dipastikan lepas.

Kita sangat kecewa karena kontingen Merah Putih hanya mampu menambah enam emas dalam perburuan medali hari Rabu. Tambahan emas ini tidak mampu menyelamatkan Indonesia dari kemerosotan dalam klasemen karena ternyata Myanmar dan Vietnam serta Thailand makin melejit. Bahkan, tuan rumah Myanmar yang sehari sebelumnya digeser Indonesia, kini balik naik ke posisi tiga menggusur Indonesia.

Dengan terus berkutat di urutan empat dan tiga besar, maka berat sudah perjalanan Indonesia untuk kembali meraih juara umum. Gelar juara umum yang direbut Indonesia pada SEA Games XXVI tahun 2011 di Palembang dan Jakarta dapat dipastikan pula akan jatuh ke tangan Thailand.

Pasukan Negeri Gajah Putih ini selain terus memperkukuh posisi di puncak klasemen, juga makin jauh meninggalkan para saingannya. Sementara itu, enam emas yang diraih Indonesia berasal dari atletik, catur, kempo, dan balap sepeda. Pada cabang atletik, Maria Londa dan Rini Budiarti menyumbang dua emas. Maria Londa merajai nomor lompat jauh setelah membukukan lompatan terjauh pada SEA Games 2013 di lintasan lari Wunna Theikdi Sports Stadium, Nay Pyi Taw. Atlet asal Denpasar, Bali, ini mampu melompat sejauh 6,39 meter, yang dinilai cukup istimewa karena didapat pada lompatan kelima dari enam lompatan yang dilakukan.

Sementara untuk medali perak nomor lompat jauh direbut atlet asal Thailand, Thitiam Muangjan, dengan catatan 6,24 meter; dan perunggu direbut atlet Vietnam, Thi Thu Thao Bui, dengan catatan 6,14 meter.  Rini Budiarti menambah pundi-pundi emas bagi kontingen Indonesia setelah menjadi yang tercepat nomor 3.000 meter halang rintang. Rini Budiarti yang menggunakan nomor start 230 ini mampu membukukan catatan waktu 10.04,54 menit. Namun, catatan waktunya belum mampu menembus rekor SEA Games yaitu 10.00,58 menit. Medali perak direbut atlet asal Vietnam, Thi Oanh Nguyen, dengan catatan waktu 10.30,92 menit; dan perunggu direbut atlet Vietnam lainnya, Thi Phuong Nguyen, dengan waktu 11.04,84 menit. Menyimak kegagalan itu maka mau tidak mau Indonesia harus mengevaluasi dan terus berbenah. Sebab kegagalan meraih prestasi itu makin menurunkan harga diri bangsa kita di tengah percaturan olah raga Negara-negara Asia Tenggara. (Sarono P Sasmito)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster