Kami Persembahkan untuk Masyarakat Sumsel

 300 total views,  2 views today

Rizky Dwi Ramadhana

Rizky Dwi Ramadhana

Palembang, KS –Kemenangan Sriwijaya FC (SFC) pada laga kedua lanjutan Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim), melawan Persik Kediri, Rabu (18/12) sore, tak terlepas dari peran Rizky Dwi Ramadhana yang bermain cemerlang.

Masuk menjadi pemain pengganti untuk menggantikan Syamsir Alam, tak lantas membuat pemain kelahiran asli Palembang ini canggung di atas lapangan.

Terbukti dirinya berhasil menunjukan kepada pelatih jika keputusan yang diambilnya dengan memasukannya adalah tepat. Rizky menjawab kepercayaan sang pelatih Subangkit itu dengan gol tunggalnya yang membawa Laskar Wong Kito memetik kemenangan penting dari Persik Kediri.

Diakui Rizky, gol yang diciptakannya tersebut dia persembahkan untuk keluarga dan para pecinta SFC khusunya masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel).

“Saya bangga bisa membela dan mencetak gol untuk tim kelahiran saya Sriwijaya FC. Tentunya gol itu saya persembahkan buat orang tua dan masyarakat Sumatera Selatan (Sumsel),” ujar Rizky saat dihubungi seusai laga, Rabu (18/12).

Dilanjutkan eks punggawa SFC U-21 itu, dia sangat berterima kasih kepada sang pelatih kepada sang pelatih yang telah memberikannya kepercayaan untuk dirinya bermain. Sehingga dia bisa menjawab kepercayaan itu mencetak satu gol bagi tim kebanggan masyarakat Sumatera Selatan tersebut.

“Semoga saya bisa memberikan yang terbaik dalam setiap pertandingan yang saya jalani bersama SFC,” pungkasnya.

Sementara itu Manajer SFC, Robert Heri juga menyabut bahagia dengan gol yang diciptakan Eks pemain SFC U-21 tersebut. Dirinya  mengapresiasi gol tunggal yang dicetak Eki sapaan akrab Rizky. Dia juga menegaskan keraguan pada masyarakat, jika apabila selama ini pemain asli Sumsel tidak bisa bermain bola, itu sama sekali tidak benar.

“Rizky membuktikan apabila putra daerah juga bisa bermain sepakbola, dan tidak kalah bagusnya dengan pemain lain,” ujar Robert.

Lanjutnya, untuk itu ke depan Manajemen berharap agar jajaran pelatih bisa memberikan kepercayaan dan jam terbang kepada pemain muda yang ada di SFC saat ini agar bisa merasakan atmosfer pertandingan sesungguhnya.

Dirinya pun berharap, jika nantinya  akan ada putra asli Sumsel yang menjadi pemain inti di SFC dan bisa dipanggil memperkuat Timnas.

“Hanya saja mereka jarang mendapatkan kesempatan bermain dirumah sendiri (tanah kelahiran sendiri). Jadi kita harapkan musim depan akan ada pemain asli Sumsel yang bermain di SFC dan dipanggil Timnas,” pungkasnya.

 

Teks : Saddam

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster