KONI Jatim Belajar pada KONI Sumsel

 270 total views,  2 views today

koni

Palembang, KS –Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Provinsi Jawa Timur (Jatim) melakukan study banding ke Palembang, Selasa (17/12), untuk mempelajari pengelolaan dan pemeliharaan arena olahraga serta penyelenggaraan ajang skala nasional dan internasional.

Rombongan perwakilan Pengurus Provinsi (Pengprov), KONI Jatim itu sendiri datang ke Palembang sebanyak enam orang, dipimpin oleh Ketua Sport Intellegent KONI Provinsi Jatim yakni Soenardi.

Dirinya mengatakan, tujuan kedatangannya  ialah untuk mempelajari kepengurusan KONI Sumsel dalam penyelengaraan dan pengelolaan dalam mengadakan setiap event Nasional maupun Internasional.

“Jatim sudah ditetapkan sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional Remaja tahun 2014 mendatang, sehingga butuh belajar dari Sumsel yang sukses menyelenggarakan SEA Games dan Islamic Solidarity Games,” kata Soenardi seusai berbicara dengan pengurus KONI Sumsel Lidayanto di Gedung KONI Sumsel.

Ia juga mengatakan, Jatim sebagai tuan rumah PON XV tahun 2000 lalu berharap menuai kesuksesan saat menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Remaja untuk kali pertama digelar di Indonesia.

“Pada prinsipnya Jatim telah siap karena juga memetik pengalaman pada pelaksanaan PON tahun 2000. Tapi, seiring dengan perjalanan waktu dibutuhkan informasi-informasi terbaru mengenai penyelenggaraan suatu ajang olahraga dan Sumsel tempatnya,” ujarnya.

Informasi yang digali tersebut terkait acara pembukaan dan penutupan suatu perhelatan akbar olahraga, persiapan arena, membangkitkan antusias masyarakat, hingga menjadi tuan rumah yang sukses prestasi dan penyelenggaraan. Pada kunjungan tersebut juga disampaikan ketakjuban atas perkembangan olahraga di Sumsel.

Meskipun belum mampu bersaing dengan provinsi di Jawa dari segi prestasi, tapi Sumsel telah menjadi kiblat olahraga di Indonesia, bahkan menurutnya juga menjadi kiblat olahraga Asia bahkan dunia karena memiliki fasilitas olahraga bertaraf internasional.

“Kompleks Olahraga Jakabaring masih terawat meskipun pelaksanaan SEA Games telah berlalu, berbeda dengan di Kaltim yang saat ini tidak termanfaatkan maksimal setelah PON. Tentunya Sumsel memiliki ilmunya dan Jatim harus belajar,” katanya.

Seusai melakukan dialog, para pewakilan Pengurus Provinsi Jatim itu, lantas langsung menyambangi Kompleks Olahraga Jakabaring untuk memantau secara langsung pemanfaatan arena-arena olahraga bertaraf internasional disana.

“Jatim juga memiliki suatu komplek olahraga dengan terdiri dari beberapa arena, tapi tentunya tidak sebanyak yang ada di Jakabaring. begitu juga secara standar karena tidak semuanya internasional,” pungkasnya.

 

Teks : Saddam Suryanda

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster