Efek Negatif Pesta Tahun Baru

 267 total views,  2 views today

Kemeriahan pesta kembang api ketika awal tahun 2013 lalu di Bentang kuto Besak, Palembang. Foto ; Bagus Park

Kemeriahan pesta kembang api ketika awal tahun 2013 lalu di Bentang kuto Besak, Palembang. Foto ; Bagus Park

TIDAK lama  lagi tahun 2013 akan berlalu dari kita dan berganti menjadi tahun 2014. Sudah menjadi tradisi setiap mengawali tahun baru biasanya kita menggelar pesta rakyat. Tetapi ternyata pesta rakyat tersebut tidak semua kita menyambut antusias atau bergembira karenanya. Bahkan  Kapolresta Palembang Kombes Pol Sabaruddin Ginting mengimbau Pemkot  Palembang agar tidak menyelenggarakan pesta rakyak menyambut  tahun baru dengan pesta rakyat yang ugal-ugalan, karena kerap terjadi tindak kriminal.

Menurut dia, pesta rakyat yang biasanya dilaksanakan di Plaza Benteng Kuto Besak  (BKB) kerap mendorong terjadinya  tindakan kriminial, seperti perkelahian dan kelakuan brutal lainnya.

Penolakan itu disampaikan sabaruddin Ginting  ketika rapat koordinasi kamtibmas di Palembang, Selasa lalu. Sebab menurut dia, hampir setiap tahun dilaksanakan pesta rakyat di Plaza BKB. Setiap tahun juga, kasus saling bacok ditangani Polresta Palembang makin banyak jumlahnya. Melihat efek negative dari keramaian itu maka  idealnya kegiatan pesta rakyat tidak dilaksanakan. Sebab jika tetap dilaksanakan maka korban perbuatan anarkis ataupun pertikaian antara pengunjung tak bias dihindarkan.

Melihat kenyataan itu, kita menyarankan  idealnya pesta rakyat diganti dengan kegiatan positif, seperti zikir akbar. Bukankah dengan zikir akbar  seperti yang telah dilaksanakan Pemkot Palembang  di Masjid Agung yang kemudian dilanjutkan dengan pesta rakyat justru lebih aman karena kental dengan nuansa keagamaan. Dengan kegiatan bernuansa keagamaan tersebut maka suasana khusyuk dan penuh kesyukuran akan tercipta.

Kalaupun  pesta rakyat itu akan tetap dilaksanakan maka kita mengharapkan  pemkot tidak memfasilitasi pesta akhir tahun  di BKB. Di sisi lain masyarakat dipastikan akan tetap berpesta di pemukiman-pemukiman. Untuk itu kita mengharapkan agar para anggota kepolisian wajib menjaga keamanan dengan berkeliling ke pemukiman-pemukiman. Dengan demikian maka keamanan pesta rakyat itu bias lebih terjamin.

Kita mengharapkan ada koordinasi  yang kompak antara seluruh elemen masyarakat sehingga semuanya bertanggung jawab untuk memelihara keamanan dan ketertiban. Semoga  dengan memperluas pelaksanaan zikir menyambut tahun baru akan menjadi  masukan yang sangat bagus dan menciptakan  suasana yang kondusif.

(Sarono P Sasmito)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster