Banyak Perusahaan Enggan Melapor

 186 total views,  2 views today

*Saat Rekrutman Pegawai

PALEMBANG, KS-Dinas Tenaga Kerja (Disnkaner) Kota Palembang, kesulitan mendata berapa banyak tenaga kerja yang sudah terserap oleh perusahaan-perusahaan yang beroperasi di metropolis. Pasalnya, banyak perusahaan yang tidak melaporkan rekrutmen pegawai yang dilakukan, serta jumlah pegawai baru yang diterima.

“Sampai sekarang, masih minim perusahaan yang melaporkan jumlah pegawai baru yang diterima, padahal sudah sering diberi himbauan, baik melalui media maupun surat langsung ke perusahaan-perusahaan tersebut,” keluh Kepala Bidang (Kabid) Penempatan Kerja (Penta), Disnaker Kota Palembang, Darminto, Rabu (18/12).

Darminto mencontohkan, pada job fair yang diadakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang,  November lalu, saat itu sebanyak 63 perusahaan yang bergabung membuka lowongan kerja (loker). Tetapi sampai sekarang, belum ada perusahaan yang melaporkan hasil penerimaan karyawan baru.

“Padahal dalam kegiatan tersebut, ada 3000 penerimaan kerja dari berbagai perusahaan. Tetapi sampai sekarang, belum ada laporan.  Ada juga perusahaan yang melapor, kalau mereka bisa menyampaikan hasil rekrutmen karyawan baru dalam job fair tersebut karena masih dalam proses seleksi,” ungkap Darminto.

Menurut Darminto, jika perusahaan-perusahaan tersebut melaporkan rekrutmen karyawannya maka Disnaker bisa membantu menginformasikan hal tersebut ke pencari kerja.   “Kita kan bisa buat info, baik dari situs Disnaker maupun surat pemberitahuan yang ditempelkan di papan pemberitahuan di Kantor Disnaker,” ucapnya.

Disinggung berapa banyak pencari kerja (pencaker), yang membuat kartu pencari kerja atau sering disebut kartu kuning? Darminto menyebutkan,  dalam sehari pihaknya menerima 15-20 permohonan untuk penerbitan kartu yang juga disebut AK-1 itu.

Selain itu, Disnaker sambungnya juga melakukan jemput bola untuk pembuatan AK-1 dengan cara mendatangi langsung ke sekolah-sekolah. “Kami tugaskan staf dari Disnaker, untuk mendata ke sekolah-sekolah, terutama untuk untuk siswa-siswi yang akan segera menyelesaikan pendidikan di SMA. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari banyaknya antrian di Disnaker, ketika akan membuat AK-1,” ujarnya.

Sebelumnya Wakil Wali Kota Palembang, Harnojoyo menghimbau perusahaan-perusahaan di Palembang bisa menginformasikan peluang kerja di perusahaan tersebut ke pemerintah.  “Tujuannya, agar bisa bersinergi. Kita bisa melaksanakan job fair, yang melibatkan pengusaha sehingga mereka. Selain itu, kami juga mengajak investor untuk berinvestasi di Palembang agar membuka peluang kerja,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster