26 Ribu Lebih Izin Diterbitkan

 248 total views,  2 views today

*Sepanjang 2013 oleh KPPT

PALEMBANG, KS-Sejak Januari hingga Oktober 2013, Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Palembang sudah menerbitkan 26.642 izin dari 29.197 permohonan izin yang masuk ke KPPT.  Saat ini menurut Kepala KPPT Palembang, Diankis Julianto, masih ada 2.555 ribu izin lagi yang diproses, dan ada sebagian ditolak.

“Dari 29 ribu lebih permohonan izin yang masuk ke kita sejak Januari hingga Oktober, ada juga yang kita tolak. Itu karena, permohonan izin yang disampaikan tidak memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan,” kata Diankis yang dibincangi di ruang kerjanya, Rabu (18/12).

Ia merincikan, dari 29 ribu lebih izin yang masuk ke KPPT, permohonan izin usaha perdagangan adalah yang terbanyak yakni mencapai 4.173 berkas, namun hanya 3.343 permohonan saja yang izin nya diterbitkan.

Kemudian terbanyak kedua adalah permohonan izin penyelenggaraan reklame, yakni sebanyak 1.011 permohonan dan 795 izin yang diterbitkan. Lalu izin trayek, yang terdaftar sebanyak 1.734 sedangkan yang diterbitkan 1.702 izin.

Seterusnya, izin rencana tata kota sebanyak 2.381 izin yang diterbitkan dari 2.572 permohonan,  izin wajib daftar perusahaan sebanyak 4.315 berkas, yang diterbitkan sekitar 3470 izin.

Izin praktek kedokteran ada 1.176 yang masuk, hanya 1064 izin yang diterbitkan. “Dalam satu hari, ada 200 berkas yang masuk. Proses penerbitan izin ini, sejak pertama kali di daftarkan hingga di terbitkan semaksimal mungkin kami percepat,” ungkapnya.

Diankis menambahkan, dari 32 perizinan yang dikelola KPPT, hanya dua perizinan yang retribusi nya mencapai target. Dua perizinan dimaksud yakni izin tempat pelelangan dari target Rp 47 juta terealisasi Rp 66 juta. Kemudian izin pelayanan pemakaman dan pengabuan mayat dari target Rp 115 juta terealisasi Rp 120 juta.

Sedangkan yang tidak mencapai target yakni penggantian biaya cetak dari target Rp 234 juta yang terealisasi Rp 158 juta. Lalu, IMB dari target Rp 90 miliar terealisasi Rp 78 miliar. Lalu izin trayek dari target Rp 600 juta terealisasi Rp 419juta, SITU target Rp 9 miliar terealisasi Rp 6,6 miliar, terakhir izin RPH dari target Rp 640 juta terealisasi Rp 419 juta.  “Saat ini ada beberapa yang masih diproses berkas izinnya, mungkin dari lima izin perolehan retribusinya bisa mencapai target,” tukasnya.

 

TEKS              : ALAM TRIE PUTRA

EDITOR         : DICKY WAHYUDI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster