Bupati PALI Pun Galau

 229 total views,  2 views today

Ir H Heri Amalindo MM, Bupati PALI

Ir H Heri Amalindo MM, Bupati PALI

PALI | KS –Kabar tentang rusaknya ruas jalan Talang Ubi – Semangus, ternyata sampai juga ditelinga orang nomor satu di Kabupaten PALI, Ir H Heri Amalindo MM. Kabar ini pun membuat Heri Amalindo menjadi galau.

“Saya sudah sering ke sana, saat musim kemarau saja ruas jalan itu rusak parah apalagi musim hujan begini,” kata Heri Amalindo kepada wartawan, Selasa (16/12).

Heri menuturkan, pertama kali melewati jalan tersebut, dirinya sudah memperkirakan, saat hujan tiba masyarakat disitu pasti kesulitan. “Pertama melewatinya mobil kami sampai tertahan empat jam. Untuk menuju Semangus yang berjarak 32km saja harus ditempuh enam jam,” urainya resah.

Menurut Heri, jalan tersebut belum diperbaiki sama sekali. Hal itu terlihat dari parahnya kondisi jalan yang sangat sulit dilintasi. “Kalau masih rusak, berarti belum ada perbaikan dari perusahaan-perusahaan di sana. Kalau sudah begini jangankan masyarakat, bupatinya saja pasti galau,” tambah Heri yang pernah menjadi kepala Dinas PUBM Propinsi Sumsel.

Ketidak-pedulian perusahaan yang menggunakan jalan ini sangat disesalkan oleh Heri. Seharusnya, lanjut Heri, perusahaan harus peka dengan penderitaan masyarakat. “Kalau perusahaan kan enak, mereka menggunakan kendaraan double gardan. Pasti tidak terkendala. Tapi masyarakat yang menggunakan mobil seadanya atau sepeda motor, pasti kesusahan,” Papar Heri.

Menurut Heri, program CSR yang dimaksud pemerintah seharusnya dipergunakan untuk mensejahterakan masyarakat. Kkesejahteraan itu, lanjut dia, dimulai dari terbukanya akses jalan. “Kalau jalannya saja susah dilalui, bagaimana ekonomi akan berkembang? Kalau ekonomi tidak berkembang, maka masyarakat sulit untuk sejahtera,” tuturnya.

Heri melanjutkan, setiap hari ribuan dolar dihasilkan daerah Benakat Minyak dan sekitarnya melalui produksi minyak. “Sangat ironis sekali, kalau memperbaiki jalan yang cuma beberapa kilo saja tidak mampu. Padahal ada puluhan ribu penduduk yang menggunakannya,” sindir Heri.

Terkait solusi memperbaiki jalan tersebut, bagi Heri bila perusahaan mempunyai kemauan maka hal itu bukanlah hal yang sulit. “Kalau ada kemauan, pasti ada jalan keluar. Bukan sekedar retorika belaka, tapi aksi nyata,” tegasnya.

Pemerintah sendiri baik pusat maupun daerah, sambung dia, siap menganggarkan dana untuk memuluskan jalan tersebut. Namun masalahnya, apa yang akan diperbuat perusahaan, dan apa mungkin cuma menonton.

“Kita siap membangunnya, sekarang perusahaan-perusahaan besar itu siap tidak untuk turun bersama-sama? Mereka itu perusahaan besar. Kita tanya, berapa kilometer mereka bersedia membangunnya,” pungkasnya.

 

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster