BNNK Gelar Test Urine Dadakan

 386 total views,  2 views today

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Ilir melakukan test urine mendadak di acara sosialisasi yang diselenggarakan Bappeda Ogan Ilir, Selasa ( 17/12) di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Inderalaya.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Ilir melakukan test urine mendadak di acara sosialisasi yang diselenggarakan Bappeda Ogan Ilir, Selasa ( 17/12) di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Inderalaya.

INDERALAYA KS-Ratusan Pegawai Negeri Sipil, Eselon III dan Eselon IV, ditingkat kecamatan, mulai dari Camat, sekcam, kasi serta kepala UPTD se-kabupaten Ogan Ilir, terkejut saat petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ogan Ilir melakukan test urine mendadak di acara sosialisasi yang diselenggarakan Bappeda Ogan Ilir, Selasa ( 17/12) di Gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), Inderalaya.

Pantauan di lapangan, satu persatu PNS ke kamar mandi untuk memberikan urine kepada petugas BNNK. Para PNS nampak kaku saat memasuki kamar mandi.

Kepala BNNK  OI, Dirowardi menyebutkann, test yang dilakukan secara mendadak ini bertujuan guna mengukur seberapa jauh keterlibatan PNS di tingkat kecamatan yang mengkonsumsi narkoba baik sabu, ganja, inex dan lain-lain.

“Kegiatan ini untuk mengusung target Ogan Ilir bebas narkoba. Acara ini tepat untuk test urine karena PNS yang ada di kecamatan hadir,” tuturnya.

Dalam tiga hari ke depan, hasil test urine ini dapat diketahui hasilnya apakah terkait ada tidaknya PNS di tingkat kecamatan terindikasi pemakai narkoba.

“Kami ditargetkan hari ini (kemarin –red), ada 260 orang PNS yang kami ambil urinenya untuk di lakukan test. Jika terbukti mengkonsumsi narkoba, kami (BNNK ), dan Pemkab akan mengambil langkah pembinaan serta penyelidikan mendalam sejauh mana keterlibatannya PNS tersebut,” tuturnya.

Sambungnya, hasil test urine s akan dilaporkan kepada Bupati Ogan Ilir. Menurutnya, urine tidak dapat dijadikan barang bukti untuk penahanan bagi PNS yang terindikasi mengkonsumsi narkoba. “Urine sebagai bukti pendukung untuk ditindaklanjuti kebenarannya,” ujarnya.

Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Inderalaya Utara, Saiful Anwar mengatakan, dirinya tidak mengetahui adanya test urine tersebut. “Sangat kaget, tapi saya merasa inisiatif BNNK melakukan ini sangat luar biasa, karena sifatnya dadakan,” ungkap Saiful.

 

Teks : Junaedi Abdillah

Editor:Rinaldi Syahril

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster