Sosialisasikan Gerakan Sejuta Relawan

 305 total views,  2 views today

 

LAHAT KS-Sesuai dengan undang_undang P-KPU Nomor 15 tahun 2011, P-KPU Nomor 10 tahun 1012 dan Bab II pasal 3 P-KPU Nomor 12 tahun 2013, tentang persyaratan dan peran serta masyarakat terhadap pengawasan Pemilihan Umum (Pemilu), maka untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilu Legislatif, danPemilu Presiden pada 2014 mendatang.

Panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Lahat, pada Sabtu 14/12 mengelar sosialisasi yang bertemakan “Gerakan Satu Juta Relawan” yang melibatkan pelajar dari Sekolah tinggi ilmu tarbiah (STIT), SMA N 3 dan Madrasah Aliah Negeri (MAN), serta Organisasi Kepemudaan (OKP) yakni Gerakan Pemuda Ansor, dan Pemuda Muhamadiyah se-Kabupaten Lahat.

Sosialisasi yang dihelat di Aulah hotel Bukit Serelo Lahat yang diikuti sekitar 160 pelajar dan OKP ini merupakan tindak lanjut dari Momerandum Of Untherstanding (MoU) yang ditanda-tangani ke-empat elemen ini pada 11 Desember lalu bertujuan meningkatkan partisipasi pemilih dan kesadaran akan pengawasan terhadap tahapan kampanye hingga pelaksanaan pemilu nanti.

“Dengan adanya gerakan sejuta relawan ini, diharapkan pada semua elemen kalangan masyarakat termasuk  pelajar dan OKP agar dapat berpartisipasi dalam mensukseskan pemilu tahun 2014 mendatang. Yang paling penting, adalah untuk mencapai azas pemilu agar terpenuhi, serta meminimalisir potensi pelanggaran terhadap pelaksanaan pemilu itu sendiri, terutama di Kabupaten Lahat,” terang ketua Panwaslu Kabupaten Lahat Delly Kurniadi Lani, SH.

Ucap Delly, pelaksanaan Pemilukada Bupati dan Gubernur Sumsel yang dilaksanakan pada Juni 2013 lalu berjalan dengan cukup kondusif dan sukses tanpa ada hambatan dan pelanggaran yang berarti. Kendati demikian, Delly juga tak menampik akan betapa pentingnya keterlibatan mahasiswa, pelajar, dan pemuda dalam sukses atau tidak pemilu legislatif dan pemilu Presiden nantinya.

“Pada saat pemilukada Bupati dan wakil Bupati Lahat serta Gubernur dan wakil Gubernur Sumsel pada bulan Juni lalu berjalan dengan kondusif. Akan tetapi, kedepannya kami selaku panitia pengawas pemilu tetap berharap agar kaum pelajar dan mahasiswa, serta pemuda di Kabupaten Lahat ikut berpartisipasi, baik dalam pengawasannya maupun penyaluran hak pilihnya jika sudah berhak memilih,” harap Delly.

Drs Tatahudin sebagai pengisi materi sosialisasi tersebut juga sangat berharap, supaya dengan adanya gerakan sejuta relawan ini akan dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran terhadap tahapan kampanye serta pelaksanaan pemilu di-Kabupaten Lahat nanti.

“Peran serta adik adik sekalian sangat kami harapkan dalam pengawasan pemilu ini. Dan saya yakin pertemuan ini sangat penting, karena para pelajar dan mashasiswa serta pemuda itu merupakan potensi bangsa yang juga merupakan factor penentu bagi suksesi pelaksanaan pemilu di Indonesia ini,” ujar Tatahudin.

Sementara itu, sebagai peserta undangan yang mewakili MAN Lahat, Suryatini mengaku sangat senang, dan akan bertanggung jawab terhadap semua apa saja yang disampaikan oleh pihak Panwaslu Kabupaten Lahat dalam gerakan sejuta relawan ini.

“Setelah mendapat sosialisasi ini, saya selaku pelajar dan warga Indonesia yang tinggal diKabupaten Lahat ini sangat senang, karena telah dipercaya oleh Panwaslu untuk ikut berperan dalam pengawasan pemilu, baik dalam pengawasan tahapan kampanye maupun pelaksanaannya nanti,” kata siswi yang kerap disapa Tini ini.

 

TEKS/FOTO:JUMRA ZEFRI

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster