OI ‘Suntik’ PDAM Tirta Ogan Rp 1,10 Miliar

 228 total views,  4 views today

 

INDERALAYA KS-Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ogan pada 2014 mendatang memeroleh suntikan dana segar dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir sebanyak  Rp 1,10 miliar.  Berharap PDAM Tirta Ogan lebih memaksimalkan perannya dalam melayani kebutuhan air bersih masyarakat.

H Mawardi Yahya Bupati Ogan Ilir kepada Harian Umum Kabar Sumatera menyebutkan, PDAM Tirta Ogan masih terus melakukan pembangunan infrastruktur untuk memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan.  PDAM bukanlah perusahaan yang berorientasi kepada profit saja, melainkan lebih ditekankan kepada sosial.

“Tahun 2014, ada dana segar untuk PDAM Tirta Ogan. Ini untuk mengoptimalkan pelayanan dan pembangunan infrastruktur,” ungkapnya.

Kata Mawardi, pihaknya tidak begitu mempermasalahkan atas kerugian yang dialami PDAM Tirta Ogan. Sebab, sekarang ini PDAM Tirta Ogan terus melakukan pembenahan dan pembangunan jaringan pipa sehingga membutuhkan dana yang cukup besar.

“Untuk saat ini wajar kalau PDAM dikatakan merugi. Karena saat ini PDAM masih melakukan pembangunan infrastruktur,” ucapnya.

Dengan adanya penyertaan modal sebanyak Rp 1,10 miliar di tahun 2014, lanjut Bupati, pihaknya berharap PDAM dapat memainkan peran sebaik-baiknya untuk kemaslahtan orang banyak.

“Saya sudah tekankan kalau PDAM itu bukan mengejar profit atau keuntungan. Namun melainkan berorientasi kepada social. JIka semua infrastruktur sudah dibenahi dan semua masyarakat menikmati, mungkin PDAM baru akan memberikan pendapatan bagi daerah,”terangnya.

Pada 2014, lanjut Mawardi, Pemkab OI menambah penyertaan modal kepada Bank Sumsel Babel sebesar Rp 5 miliar dan menambah penyertaan modal PD Petrogas Ogan Ilir senilai Rp 500Juta.

Jelasnya, bahwa ketentuan mengenai penyertaan modal tersebut sesuai dengan pasal 75 PP No 58/2005 tentang pengelolaan keuangan daerah dan ketentuan Permendagri No 22/2011.

Sementara itu, Zulkarnain Direktur PDAM Tirta Ogan menambahkan, jika dikalkulasikan tiap tahun PDAM Tirta Ogan mengalami kerugian ditaksir hingga Rp 1 miliar. Kerugian itu akibat dari pembelian tawas, kaporit, hingga biaya operasional listrik dan lainnya.

“Saat ini dari jumlah 5.000 pelanggan air bersih mampu menghasilkan sebanyak Rp150  juta per bulan. Sementara pengeluaran sangat besar. Makanya 2014 nanti kami akan naikkan tarif dengan berkonsultasi dulu dengan Bupati Ogan Ilir. Kami berharap dengan adanya penyertaan modal ini mampu mengangkat kinerja PDAM lebih baik lagi,”ujarnya.

Sat ini, PDAM Tirta Ogan sudah melayani air bersih di 9 kecamatan dalam Ogan Ilir meliputi Kecamatan Inderalaya, Inderalaya Utara, Inderalaya Selatan, Tanjung Batu, Payaraman, Lubuk Keliat, Sungai Pinang, Rantau Alai, Rantau Panjang, dan Tanjung Raja.

 

TEKS:JUNAEDI ABDILLAH

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster