Dishub Harus Berikan Sanksi

 193 total views,  2 views today

Dishub-Bidik-500-Kendaraan

Uji Emisi

*Untuk Kendaraan tak Lulus Uji Emisi

PALEMBANG, KS-Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) menilai uji emisi, yang dilakukan Dinas Perhubunga (Dishub) Sumsel bersama Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumsel, yang menargetkan sekitar 1800 kendaraan pertahunnya sangat kecil jika dibandingkan jumlah polusi kendaraan yang semakin hari semakin tinggi.

“Namun untuk tahap awal, saya rasa tidak ada masalah. Namun yang terpenting, harus ada sanksi kepada kendaraan yang tidak lulus uji emisi. Sebab selama ini, masyarakat banyak yang tidak tahu,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Sumsel, Yudha Rinaldi yang dibincangi, kemarin.

Selama ini jelas politisi PDI Perjuangan itu, tidak ada sanksi bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi. Sehingga uji emisi itu sebutnya, tak lebih sekedar formalitas belaka. Padahal uji emisi dilakukan, salah satu tujuannya untuk menekan angka pencemaran akibat polusi yang dihasilkan dari asap knalpot kendaraan bermotor.

Sementara itu Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Angkutan Massal Dishub Sumsel, Selamat Riadi menjelaskan,  setiap tahun Dishub dan BLH menargetkan ada 1800 kendaraan yang akan dilakukan uji emisi.

Uji emisi itu sendiri jelasnya, dilakukan empat kali dalam setahun. Pelaksanaannya per triwulan. Dua kali mengambil lokasi di Jalan Bari, dengan target 400 kendaraan dan dua kali di kawasan Kambang Iwak dengan target 500 unit kendaraan.

Kamis (12/12) lalu bebernya, dilakukan uji emisi triwulan terakhir di Jalan Bari. Uji emisi berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB. Hasilnya, 20 persen kendaraan tidak lolos uji emisi.  “Uji ini dilakukan untuk mengetahui tingkat emisi kendaraan yang beroperasional di Palembang,” katanya.

Dari evaluasi, jumlah kendaraan yang tidak lulus uji emisi terus mengalami penurunan. Sebelumnya, ada sekitar 40 persen yang tidak lulus uji. Kali ini, hanya 20 persen saja. Mayoritas kendaraan yang tidak lulus uji emisi adalah angkutan umum.  “Ini menunjukkan tingkat kesadaran masyarakat, terhadap pentingnya uji emisi semakin baik,” ungkapnya.

Uji emisi yang menjadi agenda tetap tahunan ini, dimaksudkan pula untuk mengetahui tingkat polusi dari gas buang kendaraan bermotor. “Karena itu, kami bekerja sama dengan BLH,” imbuhnya.

Uji emisi ini berlaku untuk semua jenis kendaraan bermotor, baik itu kendaraan pribadi, angkutan umum maupun kendaraan dinas. “Fokusnya memang untuk kendaraan dinas dan angkutan umum,”  tukasnya.

 

TEKS              : DICKY WAHYUDI

EDITOR         : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster